Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Nabire, BNPB Sebut Tak Ada Korban Jiwa

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 11:58 WIB | Oleh:
Gempa Nabire, BNPB Sebut Tak Ada Korban Jiwa Doc: ANTARA
Ket. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, per pukul 11.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam gempa bumi yang terjadi di Nabire, Papua Tengah dengan magnitudo 6,6.

"Per pukul 11.00 WIB ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/9).

Selain itu, Suharyanto menyampaikan pula bahwa secara umum kerusakan akibat gempa tersebut tidak terlalu parah atau signifikan.

"Secara umum, ini kerusakannya tidak signifikan," kata dia.

Kerusakan yang timbul, kata dia melanjutkan, adalah satu jembatan ambles, dua rumah mengalami rusak berat, kaca pecah di Kantor Bupati, serta satu plafon gereja rusak.

"Kemudian, dilaporkan juga bandara Nabire, ada beberapa kaca yang pecah," ucap dia.

Sebelumnya pada pukul 1.19 WIB atau jam 3.19 WIT, terjadi gempa di Nabire dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resmi yang dikutip di Jakarta, Jumat, menyatakan bahwa gempa yang mengguncang Nabire itu berlokasi di titik koordinat 3.47 LS, 135.49 BT.

Lokasi tersebut, menurut data yang sama, berjarak sekitar 29 kilo meter Barat Laut Kota Nabire dengan kedalaman 24 kilometer.

"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG.

Selang beberapa menit kemudian, Nabire kembali diguncang gempa magnitudo 3.9 pada pukul 01.35 WIB. Selanjutnya pada pukul 01.36 WIB, gempa magnitudo 3.9 kembali mengguncang Kota Nabire.

Gempa susulan masih berlanjut dengan magnitudo 3.4 pada pukul 01.43 WIB, kemudian pada pukul 01.51 WIB gempa magnitudo 4.0 kembali mengguncang kota tersebut.

Kemudian, yang terbaru yaitu pada pukul 02.05 WIB Kota Nabire, Papua Tengah, masih diguncang gempa magnitudo 2,6.

Saat ini, BMKG belum melaporkan secara rinci terkait dengan pemicu gempa tersebut. Mereka mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisis peristiwa menyeluruh resmi dilaporkan oleh BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

21 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.