Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kearifan Lokal Menjadi Landasan Pembangunan Provinsi Maluku

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 15:34 WIB | Oleh:
Kearifan Lokal Menjadi Landasan Pembangunan Provinsi Maluku Doc: ist
Ket. jembatan ambon

AMBON – Semangat kesetaraan dan kearifan lokal menjadi pondasi utama dalam menjaga stabilitas dan mempercepat pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku. “Ini menjadi pegangan dalam membangun Maluku,” tutur Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

“Forkopimda harus menjadi platform strategis, bukan hanya forum seremonial, dalam menjawab tantangan zaman dan memperkuat sinergi lintas sektor,” kata Hendrik di Ambon, Selasa.

Hal itu disampaikan Gubernur Hendrik dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan tema “bersinergi menjaga stabilitas ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.”

Menurutnya, mengutamakan kesetaraan dan kearifan lokal dalam pembangunan daerah berarti menjadikan prinsip keadilan sosial serta nilai-nilai budaya masyarakat sebagai pijakan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Kesetaraan menekankan pentingnya memberikan akses yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial, wilayah, atau latar belakang etnis.

Sementara itu, kearifan lokal mencerminkan cara hidup, pengetahuan tradisional, dan norma-norma yang berkembang dalam masyarakat yang telah terbukti mampu menjaga harmoni sosial dan kelestarian lingkungan.

“Dengan menggabungkan kedua prinsip ini, pembangunan tidak hanya akan bersifat inklusif, tetapi juga berkelanjutan dan berakar kuat pada identitas lokal. Hal ini menjadi landasan penting untuk menciptakan daerah yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tanpa kehilangan jati diri budaya masyarakatnya,” ujar dia.

Di Maluku, kata dia, semboyan Ale rasa beta rasa, sagu salempeng patah dua menjadi salah satu kearifan lokal yang harus diterapkan. Berkaitan dengan hal itu dia menegaskan bahwa stabilitas di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan merupakan syarat utama tercapainya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. “Tanpa stabilitas, berbagai program pembangunan akan sulit terealisasi secara optimal,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya menjaga capaian positif yang telah diraih Provinsi Maluku, seperti pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun 2025 sebesar 5,07 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional 4,78 persen, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 15,78 persen dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,95 persen.

Sedangkan indeks kerukunan umat beragama juga menunjukkan skor tinggi sebesar 80,54 dan menempatkan Maluku di peringkat ketujuh nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.