Pemkab Cirebon Promosikan Pariwisata melalui Program Travel Mart
📅 Senin, 23 Jun 2025, 17:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mempromosikan potensi wisata daerahnya melalui program travel mart yang diikuti puluhan pelaku usaha pariwisata dari berbagai daerah pada 23–24 Juni 2025.
“Kegiatannya berlangsung hari ini, bertajuk Caruban Nagari Travel Mart. Program ini bekerjasama dengan Asosiasi Insan Pariwisata Indonesia (IPI),” kata Bupati Cirebon, Imron, Senin (23/6).
Ia mengatakan program Travel Mart menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan seni, budaya, dan kuliner Cirebon kepada jaringan pelaku pariwisata nasional.
Menurut dia, jika potensi wisata dikelola dengan baik, dampaknya akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat serta pendapatan asli daerah (PAD).
Imron menyebutkan Kabupaten Cirebon punya potensi pariwisata yang tak kalah bagus dibandingkan dengan daerah lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau wisatawan datang, ekonomi masyarakat ikut tumbuh. Itu berdampak ke semua sektor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata berbasis potensi lokal.
Dalam program ini, pihaknya memperkenalkan ragam destinasi, kuliner, ekonomi kreatif seperti batik, serta budaya dan spiritualitas yang menjadi ciri khas Cirebon.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Selama kegiatan, para peserta dijadwalkan mengunjungi beberapa lokasi wisata unggulan seperti sentra Batik Trusmi, objek wisata Batu Lawang, dan pemandian air panas,” katanya.
Ia menuturkan pada malam harinya, peserta mengikuti jamuan makan malam dan pertunjukan seni di Baraja Ampiteater, yang kini menjadi ruang pertunjukan budaya terbuka di Kabupaten Cirebon.
Syafrudin menambahkan, Pemkab Cirebon tengah menyusun program pertunjukan seni reguler setiap akhir pekan di tiga wilayah yakni barat, tengah, dan timur pada 2026.
“Pentas seni akan digelar secara rutin meski tanpa kehadiran wisatawan. Ini bagian dari upaya menghidupkan ruang budaya dan meningkatkan atraksi wisata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung sektor pariwisata, dengan menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
“Masyarakat perlu menyadari bahwa kegiatan budaya seperti nadran, wayang, dan religi juga merupakan daya tarik wisata,” ucap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!