Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator: Rekor MURI Perkuat Eksistensi Rendang sebagai Kuliner Kelas Dunia

📅 Senin, 23 Jun 2025, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Legislator: Rekor MURI Perkuat Eksistensi Rendang sebagai Kuliner Kelas Dunia Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi - Seorang pekerja memasak rendang di salah satu pusat kuliner di Kota Padang, Sumatera Barat.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengatakan pemecahan rekor MURI pada agenda memasak satu ton rendang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Bhayangkara semakin menegaskan eksistensi kuliner khas Minangkabau itu ke kancah internasional.

"Upaya ini bukan hanya memperkuat citra kuliner legendaris Minangkabau, namun diharapkan juga berdampak positif terhadap pemberdayaan pelaku UMKM dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat," kata Ketua DPRD Sumbar Muhidi di Padang, Senin.

Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar kegiatan memasak 1.000 kilogram rendang dalam rangka HUT Ke-79 Bhayangkara, sekaligus mencatat rekor MURI dengan rekor pembuat rendang terbanyak oleh Bhayangkari Polri yang berjumlah 1.000 orang.

Eks anggota DPRD Kota Padang itu mengatakan pencapaian tersebut tidak hanya tentang rekor. Namun, lebih dari hal ini sekaligus menekankan pentingnya pengembangan rendang sebagai ikon kuliner Minangkabau yang sudah terkenal di banyak negara.

Eksistensi rendang telah dikenal luas di pasar lokal, nasional bahkan dunia internasional. Pada 2011 dan 2017 makanan berbahan utama daging sapi itu dinobatkan sebagai kuliner terlezat dunia.

Tidak hanya itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia juga telah menetapkan makanan asli dari Minangkabau itu sebagai warisan budaya tak benda.

"Rendang harus terus didorong sebagai produk unggulan UMKM agar menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat," kata dia.

Di tempat terpisah, Kepala Kepolisian Daerah Sumbar Irjen Polisi Gatot Tri Suryanta mengatakan kegiatan memasak satu ton rendang bukan sebatas mengenalkan kuliner asli Minangkabau, namun juga sebagai identitas budaya yang membanggakan di ranah Minanangkabau.

Selain itu, kegiatan memasak rendang (marandang) juga menjadi perekat hubungan antara polisi, istri polisi (Bhayangkari), dan masyarakat.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai Apple bukan utk diperbaiki, rusak buang, ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel

Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel

15 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.