Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Sumbar Masak 1.000 Kilogram Randang Semarakkan HUT Bhayangkara ke-79

📅 Senin, 23 Jun 2025, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Sumbar Masak 1.000 Kilogram Randang Semarakkan HUT Bhayangkara ke-79 Doc: Antara Foto
Ket. Kapolda Sumbar saat membuka kegiatan Marandang dalam rangka HUT Bhayangkara, di Padang.

Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar kegiatan memasak 1.000 kilogram randang Marandang secara langsung sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Bhayangkara di Padang, Minggu.

Kegiatan bertajuk Seribu Bhayangkari Marandang 1.000 Kilogram itu dilaksanakan di depan Kantor Polda Sumbar, Jalan Sudirman Kota Padang.

"Kami ingin memperkenalkan randang bukan hanya sebagai makanan, melainkan sebagai identitas budaya yang membanggakan di ranah Minanangkabau," kata Kepala Kepolisian Daerah Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta di sela acara.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan marandang itu juga menjadi perekat hubungan antara polisi, istri polisi (bhayangkari), dan masyarakat. Apalagi, lokasi acara bertempat di Jalan Sudirman ini menjadi kawasan bebas kendaraan sehingga setiap akhir pekan ramai aktivitas masyarakat.

Sejak pagi hari, kata Kapolda, kawasan setempat telah disulap menjadi pusat kemeriahan serta kehangatan antara polisi dan masyarakat.

Seratus tenda didirikan oleh Polda Sumbar secara berjejer di depan kantor, masing-masing tenda diisi oleh bhayangkari yang akan memasak randang.

Pada tenda itu, bhayangkari memasak dan menyajikan total 1.000 kilogram rendang, yang menghasilkan 10.000 porsi rendang untuk disantap masyarakat.

Kapolda mengatakan bahwa acara ini menjadi simbol kuat bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang humanis, terbuka, dan inovatif.

Polda Sumbar membuktikan bahwa kedekatan dengan masyarakat bisa dibangun melalui pendekatan budaya dan partisipatif, bukan hanya melalui penegakan hukum semata.

Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya kepada awak media mengatakan bahwa kegiatan ini juga mencatat rekor Museum Rekor Indonesia??????? (MURI) dengan rekor pembuat randang terbanyak oleh Bhayangkari Polri yang berjumlah 1.000 orang.

"Kami akan terus hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengayom, melainkan sebagai mitra yang aktif dalam membangun budaya, ekonomi, dan solidaritas," kata Kombes Pol. Susmelawati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.