Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usai Ditata dan makin Keren, Kota Lama Banyumas Jadi Magnet Baru Wisata Heritage

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 11:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Usai Ditata dan makin Keren, Kota Lama Banyumas Jadi Magnet Baru Wisata Heritage Doc: Kementerian PU
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan penataan Kawasan Kota Lama Banyumas di Provinsi Jawa Tengah

JAKARTA – Pariwisata merupakan salah satu sektor vital yang dapat menggerakkan perekonomian daerah. Dalam mendukung pengembangan sektor ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan penataan Kawasan Kota Lama Banyumas di Provinsi Jawa Tengah. 

Menteri PU Dody Hanggodo menyambut baik adanya penataan kawasan di daerah wisata. Hal itu bermanfaat untuk memperkuat perekonomian lokal serta memperbaiki infrastruktur yang mendukung daya tarik pariwisata di kawasan tersebut serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. 

Penataan Kawasan Kota Lama Banyumas mulai dikerjakan Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah sejak Juni 2023 dan telah selesai 100 persen. Pekerjaan penataan meliputi 3 segmen, yakni Segmen 1 kawasan permukiman, Segmen 2 kawasan eks Kantor Karesidenan Banyumas, dan Segmen 3 Alun-alun Banyumas. 

Penataan kawasan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya yang menitikberatkan pada revitalisasi kota pusaka dan pelestarian kawasan bersejarah. Tujuannya bukan hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi sosial dan ekonomi kawasan. 

Jalur - jalur pedestrian diperlebar dengan batu alam dan dilengkapi lampu-lampu hias bergaya vintage. Penambahan taman-taman kecil yang ditata apik turut menghadirkan suasana estetik dan ramah untuk berjalan kaki. Tak hanya estetika, infrastruktur dasar seperti drainase, street furniture, mekanikal elektrikal hingga aksesibilitas untuk penyandang disabilitas juga turut dibenahi untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penduduk setempat serta pengunjung. 

Kota Lama Banyumas kini bukan sekadar kawasan heritage, tapi menjadi ruang publik tempat warga berkumpul, berdagang, hingga menggelar pertunjukan seni lokal. Pada kawasan ini wisatawan dapat menikmati berbagai sudut estetik yang bisa menjadi spot untuk swafoto.

Kepala BPPW Jawa Tengah Kuswara mengatakan penataan ini dilakukan demi menjaga kelestarian bangunan bersejarah yang berada di kawasan Kota Lama Banyumas sekaligus meningkatkan potensi pariwisata heritage di Kabupaten Banyumas.

“Diharapkan dengan kegiatan penataan ini, Kawasan Kota Lama Banyumas menjadi ruang budaya, ruang kreatif, dan ruang wisata sehingga dapat menjadi kota tujuan wisata heritage yang lebih berkarakter,” kata Kuswara. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Deteksi Dini TPPO Harus Dim...
Nasional
Kepastian Pasar Dinilai Pul...

Elon Kembali Danai Partai Republik AS

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Elon Kembali Danai Partai R...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.