Fordo Diserang: AS Gunakan Bom Penembus Bunker Tercanggih untuk Hancurkan Situs Nuklir Iran
📅 Minggu, 22 Jun 2025, 18:25 WIB | Oleh: Eko S
Doc: US Airforce via AFP
Jakarta – Serangan udara Amerika Serikat terhadap situs nuklir Fordo milik Iran menandai penggunaan salah satu senjata paling kuat dalam dunia militer modern: GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP). Bom seberat 13.000 kilogram ini dirancang khusus untuk menghancurkan fasilitas bawah tanah superkuat seperti Fordo, yang dibangun sedalam hampir 90 meter di dalam pegunungan selatan Teheran.
Mengutip laporan BBC Internasional Minggu (22/6), MOP adalah satu-satunya bom konvensional yang mampu menembus hingga 18 meter beton atau 61 meter tanah sebelum meledak. Ini merupakan tantangan besar, mengingat Fordo merupakan fasilitas yang didesain untuk tahan dari hampir semua jenis serangan militer, termasuk rudal konvensional dan serangan udara biasa.
Untuk menjalankan misi tersebut, Amerika Serikat mengerahkan enam pesawat pengebom siluman B-2 dari pangkalan militer Diego Garcia di Samudra Hindia. B-2 adalah satu-satunya pembom milik AS yang bisa membawa bom MOP karena ukurannya yang besar dan panjangnya mencapai 6,2 meter. Penempatan senjata ini mencerminkan bahwa Washington telah merancang serangan dengan kalkulasi tingkat tinggi.
Fordo sendiri dikenal sebagai salah satu situs paling sensitif dalam program nuklir Iran. Situs ini bukan hanya dilindungi oleh kedalaman geografisnya, tapi juga sistem pertahanan udara berlapis yang menjadikannya sangat sulit ditembus. Keberadaan ribuan sentrifugal canggih di Fordo memungkinkan Iran untuk memperkaya uranium hingga level 60 persen—satu langkah lagi menuju level senjata nuklir.
Serangan ini, jika terbukti menggunakan MOP, akan menjadi kali pertama bom jenis ini digunakan dalam situasi konflik aktif. Ini mempertegas bahwa AS tidak hanya ingin mengirim pesan politik kepada Teheran, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka bersedia menggunakan teknologi militer paling ekstrem untuk menekan program nuklir Iran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!