Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Tegaskan: Rusia Dukung Nuklir Damai Iran, Tapi Tolak Senjata Nuklir

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putin Tegaskan: Rusia Dukung Nuklir Damai Iran, Tapi Tolak Senjata Nuklir Doc: Antara
Ket. residen Federasi Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), Jumat (20/6).

Istanbul - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kembali bahwa Moskow menolak penyebaran senjata pemusnah massal, termasuk potensi kepemilikannya oleh Iran, dalam wawancara yang dipublikasikan pada Sabtu (21/6).

Kepada Sky News Arabia, Putin menyatakan bahwa Rusia mendukung hak Iran untuk mengembangkan energi nuklir untuk tujuan damai, dengan menekankan bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) “tidak menemukan bukti” bahwa Teheran tengah membangun senjata nuklir.

Ia menyambut baik fatwa Iran yang melarang senjata nuklir, dan menyebutnya sebagai langkah penting yang harus dipandang serius. “Kami percaya Iran memiliki hak untuk menggunakan energi nuklir secara damai, dan kami siap membantu,” ujar Putin.

Ketegangan meningkat sejak Jumat (13/6) ketika Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan balasan.

Moskow telah berulang kali memberitahu para pemimpin Israel bahwa “Iran tidak sedang mengejar senjata nuklir” dan menyerukan dialog untuk meredakan ketegangan di kawasan serta mendorong keamanan kolektif.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Rusia juga menyatakan pentingnya menetapkan Ukraina sebagai negara netral, di luar aliansi militer mana pun, dan tanpa senjata nuklir. Ia menilai jaminan semacam itu sangat penting demi stabilitas kawasan yang berkelanjutan.

Putin juga menegaskan bahwa Rusia bersikeras agar Kiev mengakui hasil referendum di empat wilayah Ukraina, dan memperingatkan bahwa mengabaikannya bisa memicu konflik bersenjata baru.

Ia mengeklaim bahwa Rusia dan Ukraina sempat hampir mencapai kesepakatan dalam pembicaraan di Istanbul pada 2022, dan berharap kepemimpinan Ukraina saat ini akan mengutamakan kepentingan nasional dibandingkan agenda pihak ketiga.

Putin menuding “aktor eksternal” telah memanfaatkan Ukraina demi kepentingan geopolitik mereka. “Ukraina pantas mendapat masa depan yang lebih baik, bukan sekadar menjadi alat bagi pihak-pihak yang ingin melemahkan Rusia,” kata Putin menegaskan.

Sumber: Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.