Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Defisit APBN Terkendali, Sri Mulyani Pamer ‘Buku Merah’ ke IMF

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 16:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Defisit APBN Terkendali, Sri Mulyani Pamer ‘Buku Merah’ ke IMF Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Proyek IKN.

JAKARTA - Menjaga defisit APBN tetap terkendali di tengah gejolak ekonomi dunia sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. 

Defisit yang terkendali memungkinkan pemerintah untuk memiliki ruang fiskal yang cukup untuk merespons gejolak ekonomi, melindungi kelompok rentan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjamin defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan dijaga tetap berada di bawah 3 persen, sesuai dengan amanat UU APBN, saat bertemu dengan perwakilan Dana Moneter Internasional (IMF).

Dalam pertemuan dengan First Deputy Managing Director IMF Gita Gopinath, keduanya mendiskusikan soal gejolak perekonomian global yang mendorong tiap negara untuk menjaga pertumbuhan ekonomi masing-masing.

Indonesia, dalam konteks ini, akan menjaga kesehatan APBN sebagai salah satu upaya mengantisipasi berbagai risiko global.

“APBN terus dikelola secara hati-hati dan bijaksana, daya beli masyarakat dilindungi melalui berbagai stimulus untuk mendorong konsumsi rumah tangga. Selain itu, Indonesia juga berkomitmen akan menjaga defisit tetap terkendali sesuai batas yang ditentukan dalam UU APBN,” kata Sri Mulyani dalam Instagram @smindrawati di Jakarta, Jumat (20/6).

Sri Mulyani menambahkan Indonesia tetap optimistis dalam menyikapi gejolak global, namun tetap memasang sikap waspada.

Hal itu merupakan upaya agar pembangunan Indonesia bisa terus berjalan meski di tengah berbagai risiko yang menantang.

“Semoga dengan sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat menjaga pertumbuhan Indonesia tetap berkelanjutan,” ujar Sri Mulyani.

Pernyataan serupa ia sampaikan saat menghadiri Economic Update 2025 di Jakarta, Rabu (18/6).

Ia berpendapat ketidakpastian global saat ini berpotensi memicu pergeseran yang permanen, maka ia mempersiapkan APBN untuk bisa meredam tekanan ke depan.

Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bergerak dengan ambisi Asta Cita, di mana APBN berperan dalam mendukung program-program di dalamnya.

Ketika berbagai program pembangunan terus berjalan, APBN disiapkan untuk menjadi alat countercyclical yang bisa meredam tekanan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Sebagai catatan, APBN mengalami defisit sebesar Rp21 triliun atau 0,09 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada Mei 2025. Pendapatan negara tercatat sebesar Rp995,3 triliun, sedangkan belanja negara telah tersalurkan senilai Rp1.016,3 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.