Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahaya Obat Ilegal Online, Legislator Imbau Masyarakat Berhati-hati

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bahaya Obat Ilegal Online, Legislator Imbau Masyarakat Berhati-hati Doc: Antara
Ket. Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama saat memberikan sambutan pada acara Komunikasi Informasi dsn Edukasi (KIE) bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/6).

Pariaman - Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama mengingatkan masyarakat untuk perlu waspada terhadap penjualan obat ilegal yang saat ini marak dijual di platform jual beli dalam jaringan (daring).

"Saat ini banyak beredar produk-produk yang mengandung bahan berbahaya, sehingga jika dikonsumsi tidak kesehatan yang didapat, tapi harus rutin cuci darah di rumah sakit," kata Legislator Ade Rezki Pratama di Lubuk Alung.

Hal tersebut ia sampaikan saat sambutan pada acara Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (20/6).

Ia mengatakan penjualan obat dan kosmetik ilegal biasanya mengandung bahan kimia berbahaya. Namun untuk menarik konsumen penjualnya menggunakan cara-cara yang dapat memperdaya pembeli.

Oleh karena itu, dia minta masyarakat harus bisa mengetahui obat dan kosmetik yang aman dikonsumsi atau gunakan sehingga dapat melindungi diri dan keluarga.

Ia menyampaikan pengawasan obat dan makanan tidak saja menjadi tugas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), namun juga seluruh masyarakat karena lembaga tersebut memiliki keterbatasan.

Pada kesempatan itu ia juga meminta BBPOM untuk meningkatkan pengawasan makanan yang dijual oleh pelaku usaha mikro di sekolah-sekolah.

"Mungkin pelaku usaha ini kurang edukasinya karena itu mereka harus diedukasi," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BBPOM di Padang, Hilda Murni meminta masyarakat untuk memastikan izin edar produk yang akan dibeli, baik melalui platform jual beli daring maupun yang beredar di tengah masyarakat.

"Kalau membeli obat sebaiknya di apotek, dan ikuti penggunaannya sesuai aturan dokter," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak membeli obat di warung-warung karena belum dapat dipastikan terdaftar atau tidaknya serta penyimpanan sesuai standar operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.