Manchester United Tak Akan Kejar Hugo Ekitike, Fokus Cari Striker Alternatif
📅 Kamis, 19 Jun 2025, 07:35 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MANCHESTER – Manchester United dikabarkan tidak akan melanjutkan pengejaran terhadap striker Eintracht Frankfurt, Hugo Ekitike, dalam bursa transfer musim panas ini. Faktor utama yang membuat Setan Merah mundur adalah banderol tinggi sang pemain.
Meski sudah resmi mendatangkan Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers dan tengah merampungkan kesepakatan dengan penyerang Brentford, Bryan Mbeumo, MU masih mencari satu penyerang tengah tambahan.
Nama Ekitike sempat mencuat setelah tampil impresif bersama Frankfurt di musim 2024/25. Striker berusia 22 tahun itu membukukan 22 gol dan 12 assist dalam 48 penampilan, membuatnya dilirik sejumlah klub papan atas Eropa.
Laporan pekan lalu menyebutkan bahwa Manchester United telah menghubungi pihak Frankfurt untuk menanyakan ketersediaan Ekitike dan harga yang harus dibayar. Namun, laporan terbaru dari Football Insider menyebutkan bahwa United kecil kemungkinan melanjutkan proses negosiasi.
Frankfurt disebut mematok harga sebesar 85 juta pound (sekitar 1,7 triliun rupiah) untuk Ekitike, angka yang dianggap terlalu tinggi oleh pihak Manchester United. Klub Bundesliga itu juga tidak dalam posisi terdesak untuk menjual, apalagi dengan banyaknya peminat sang striker.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arsenal dan Chelsea dilaporkan juga memantau situasi Ekitike, meski tampaknya tidak ada dari kedua klub itu yang bersedia membayar sesuai valuasi Frankfurt.
Selain Ekitike, United juga sempat dikaitkan dengan penyerang Sporting Lisbon, Viktor Gyokeres. Namun, peluang kedatangan pemain internasional Swedia itu ke Old Trafford menjelang musim 2025/26 juga dilaporkan kecil.
Sebagai alternatif, beberapa nama mulai masuk radar. Penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, disebut sebagai target potensial. Ada pula wacana merekrut Aleksandar Mitrovic dari klub Arab Saudi, Al-Hilal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebutuhan akan sosok penyerang baru tak lepas dari performa mengecewakan lini depan MU musim lalu. Rasmus Hojlund dan rekrutan anyar Joshua Zirkzee gagal memenuhi ekspektasi, sementara wonderkid Chido Obi dinilai masih terlalu muda untuk diproyeksikan sebagai andalan utama.
Musim lalu, Manchester United mengakhiri liga di peringkat ke-15 dan kalah di final Liga Europa. Dengan tekanan besar untuk bangkit di bawah manajer baru Ruben Amorim, MU tampaknya harus realistis: tambahan amunisi di lini depan tetap dibutuhkan, meski bukan dalam wujud bintang mahal seperti yang diharapkan para pendukung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!