Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJPH Ajak UMK Perkuat Ekosistem Halal Kolaboratif, Dorong Pertumbuhan Usaha Halal Nasional

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJPH Ajak UMK Perkuat Ekosistem Halal Kolaboratif, Dorong Pertumbuhan Usaha Halal Nasional Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengajak para pegiat usaha mikro dan kecil (UMK) ikut serta dalam memperkuat ekosistem halal Indonesia yang kolaboratif, inklusif, dan produktif bersama industri dan para pemangku kepentingan lainnya.

"BPJPH mendorong terbentuknya ekosistem halal nasional yang semakin dinamis, inklusif, dan produktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor produk halal," kata Haikal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Untuk membuka peluang kolaborasi itu, BPJPH siap menggelar acara Indonesia Internasional Halal Festival (IIHF) 2025 pada 20-22 Juni di Jakarta International Convention Center (JICC) Jakarta.

"IIHF bertujuan untuk memperkuat kiprah Indonesia dalam ekosistem halal global, sejalan visi Indonesia sebagai pusat halal dunia," ujar Haikal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan IIHF pun menawarkan platform yang komprehensif untuk penguatan ekosistem halal.

Pertama, IIHF memberikan wadah penguatan sinergi dan kolaborasi jaminan produk halal (JPH) bagi pemangku kepentingan halal di dalam dan luar negeri dan pegiat usaha dapat mempromosikan produk halalnya sebagai upaya perluasan jangkauan pasar.

Lebih lanjut, IIHF juga memberikan agenda acara sosialisasi, edukasi dan literasi halal bagi masyarakat luas serta memberikan manfaat secara langsung bagi pelaku UMK untuk memperoleh sertifikat halal gratis melalui program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis).

"BPJPH menyediakan kuota sebanyak 10.000 sertifikat halal gratis bagi pegiat UMK yang memenuhi kriteria untuk diajukan sertifikasi halal dan didampingi melalui pendampingan oleh P3H," kata Haikal.

"Terakhir, melalui IIHF kita membuka kesempatan kerja freelance sebanyak 10.000 sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang direkrut melalui LP3H yang telah kita siapkan di lokasi," imbuhnya.

Selain itu, IIHF 2025 akan diikuti peserta dari 25 negara, antara lain Amerika Serikat, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Chile, Australia, Kanada, Jepang, Inggris, Rusia, Iran, Uni Emirat Arab, hingga Kolombia.

Haikal menegaskan upaya penguatan posisi produk halal di pasar domestik dan ekspor adalah dua hal yang harus berjalan beriringan.

"Diharapkan, langkah ini akan meningkatkan peringkat Indonesia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI), yang secara rutin dilaporkan oleh DinarStandard melalui State of the Global Islamic Economy (SGIE) report," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Jepang Tuntaskan Tahap Akhi...

Sudah Tepat Langkah PSIM Kirim Reva Adi  ke Borneo

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Sudah Tepat Langkah PSIM Ki...

Hamas Harus Secepatnya Dilucuti

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Hamas Harus Secepatnya Dilu...

PSS Sleman Pede Menyambut Liga Super 2026/2027

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Pede Menyambut L...
Olahraga
Gagal di Ganda Putri, Kini ...

Kebutuhan Global Akan Emas Tengah Merangkak Naik

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Kebutuhan Global Akan Emas ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.