Akhirnya, Nippon Steel Akuisisi US Steel, tapi dengan Syarat Ketat
📅 Kamis, 19 Jun 2025, 13:57 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: NHK
TOKYO - Nippon Steel, pada Rabu (18/6), mengatakan pihaknya telah menyelesaikan kesepakatan senilai 14,1 miliar dollar AS untuk mengakuisisi US Steel sebagai anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya setelah Presiden AS Donald Trump berubah haluan dan mengizinkan untuk melanjutkan kesepakatan tersebut.
Menurut laporan Kyodo, langkah tersebut akan memberikan pembuat baja terbesar di Jepang dan terbesar keempat di dunia itu akses yang lebih besar ke pasar AS yang sedang berkembang untuk baja mutu tinggi, dengan US Steel menerbitkan saham emas kepada pemerintah AS yang memberikan hak veto atas keputusan manajemen utama.
"Bersama-sama, Nippon Steel dan US Steel akan menjadi produsen baja terkemuka di dunia, dengan teknologi dan kemampuan manufaktur terbaik di kelasnya," kata kedua perusahaan itu dalam pernyataan bersama.
Nippon Steel mengatakan pihaknya telah menandatangani Perjanjian Keamanan Nasional dengan pemerintah AS dan berjanji untuk berinvestasi sekitar 11 miliar dollar pada tahun 2028 di perusahaan yang berkantor pusat di Pittsburgh itu.
Berdasarkan perjanjian tersebut, presiden AS atau pejabat yang ditunjuk akan memiliki hak untuk menyetujui keputusan manajemen tertentu, termasuk penutupan atau penghentian sementara fasilitas manufaktur US Steel yang ada di Amerika Serikat.
Sebaiknya Anda baca juga:
US Steel akan mempertahankan kantor pusatnya di Pittsburgh, dengan mayoritas dewan direksi terdiri dari warga negara AS dan posisi manajemen utama, termasuk CEO, dipegang oleh orang Amerika.
US Steel juga akan mempertahankan kapasitasnya untuk memproduksi dan memasok baja dari lokasi produksinya di Amerika Serikat untuk memenuhi permintaan pasar domestik.
"Kerangka kerja ini akan memungkinkan Nippon Steel untuk mengamankan fleksibilitas manajemen dan profitabilitas di US Steel sambil melindungi keamanan nasional AS," kata mereka dalam pernyataan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Tokyo, CEO Nippon Steel Eiji Hashimoto pada Kamis (19/6) mengatakan, hal ini "tidak akan menghalangi aktivitas yang ingin kami lakukan."
"Perjanjian ini sepenuhnya memuaskan kami, karena menjamin kebebasan manajemen... yang penting untuk investasi bisnis," kata Hashimoto kepada wartawan.
"Kami bermaksud untuk mulai melaksanakan langkah-langkah revitalisasi dan pembangunan sesegera mungkin," katanya. Ia berjanji untuk tidak "memindahkan lapangan pekerjaan dan lokasi produksi ke tempat lain."
"Wajar saja" jika pemerintah AS khawatir tentang pengambilalihan perusahaan simbolis, yang sudah ada sejak tahun 1901, imbuh Hashimoto.
Wakil Ketua Nippon Steel Takahiro Mori, yang juga akan menjabat sebagai ketua US Steel, mengatakan, ia sependapat dengan Trump "dalam hal melindungi masa depan industri baja Amerika, pekerja Amerika, dan keamanan nasional Amerika."
Trump dengan tegas menentang tawaran Nippon Steel untuk mengakuisisi US Steel, yang pertama kali diumumkan pada Desember 2023, baik saat kampanye kepresidenannya tahun 2024 maupun setelah menjabat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!