Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Barat Memastikan Penyaluran Dana Otsus 2026 Tepat Waktu

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Barat Memastikan Penyaluran Dana Otsus 2026 Tepat Waktu Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat Deassy D Tetelepta saat ditemui awak media di Manokwari.

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat memastikan penyaluran dana otonomi khusus (otsus) tahun 2026 dilakukan tepat waktu sesuai linimasa yang telah ditentukan Kementerian Keuangan. 

Pemerintah provinsi saat ini telah melakukan pembahasan terhadap dokumen rencana anggaran program (RAP) 2026 yang merupakan salah satu syarat penyaluran dana otsus.

"Supaya dana otsus tahun 2026 dapat disalurkan tepat waktu," kata Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Barat, Deassy D Tetelepta, di Manokwari, Minggu (15/6).

Dia menyebut dokumen RAP pemanfaatan dana otsus nantinya diintegrasikan dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) maupun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Kegiatan itu, dimulai dari pelaksanaan musrenbang otsus tingkat kabupaten dan provinsi pada Maret–April, diikuti penyusunan dokumen RAP (Mei-Juni), kemudian RKPD dan KUA PPAS (Juni–September).

"RAP itu bagian dari RKPD dan sekarang tata kelola pemerintahan harus by system supaya tidak ada lagi keterlambatan," jelasnya.

Deassy mengakui keterlambatan penyaluran dana otsus tahun 2025 menjadi catatan penting untuk meningkatkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah pengelola dana otsus.

Keterlambatan tersebut juga menjadi bahan evaluasi pemerintah provinsi, sehingga penyaluran dana otsus tahun-tahun mendatang tidak mengalami permasalahan yang serupa.

"RAP otsus tahun 2025 untuk provinsi punya sudah selesai. Kalau kabupaten, mereka sudah lakukan musrenbang," ucap Deassy.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua Barat Agus Nurodi mengatakan, pemerintah provinsi sudah mengunggah dokumen RAP otsus 2025 melalui aplikasi OMPSPAN TKD.

RAP otsus terlebih dahulu diverifikasi oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, dan bilamana dinyatakan lengkap maka diterbitkan rekomendasi penyaluran.

"Dokumennya kami sudah upload dan penyaluran dana otsus tunggu hasil pengecekan dari DJPK," ujarnya.

Sebagai informasi, total pagu dana otsus tahun 2025 yang dialokasikan pemerintah pusat untuk delapan pemerintah daerah (pemda) di Provinsi Papua Barat sebanyak Rp1,562 triliun.

Dana itu disalurkan untuk Pemprov Papua Barat Rp687,01 miliar, Pemkab Manokwari Rp133,79 miliar, Pemkab Fakfak Rp133,27 miliar, dan Pemkab Kaimana Rp70,43 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.