Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lajang Itu Pilihan, Simak 5 Tips Menjadi Single tapi Tetap High Quality

📅 Sabtu, 14 Jun 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lajang Itu Pilihan, Simak 5 Tips Menjadi Single tapi Tetap High Quality Doc: The Conversation

Yuthika Girme, Simon Fraser University

Memasuki usia 20-30 tahun, banyak dari kita yang memasuki proses pencarian identitas dan membangun kehidupan sebagai orang dewasa. Tentunya lingkungan punya ekspektasi khusus untuk kita: menemukan cinta dan membangun keluarga. Kalau belum menjalani hubungan romansa, dianggap gagal menjadi dewasa.

Menariknya, meski ekspektasi tersebut hadir, angka individu yang memilih untuk menjadi single alias lajang di usia 20-an dan 30-an justru meningkat. Apa artinya?

Di Kanada, jumlah individu dewasa muda yang memilih untuk jadi single konsisten meningkat. Di Indonesia, jumlah pemuda yang belum menikah mencapai 69,75% dengan tren yang terus meningkat setiap tahun.

Namun, tren ini tidak mematahkan tuntutan dari standar budaya yaitu memiliki hubungan romantis bagi sosok dewasa.

Umumnya, single era dipandang sebagai periode sesaat, bukan sebuah pilihan hidup yang sah dan membahagiakan.

Sebagai peneliti, saya memimpin riset berjudul Singlehood Experiences and Complexities Underlying Relationships di Simon Fraser University. Riset saya berfokus untuk memahami pada saat apa individu single atau individu yang berpasangan bisa berkembang dan bahagia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Setelah mempelajarinya bertahun-tahun, berikut beberapa hal menarik yang saya temukan dari individu single berusia 20-an dan 30-an.

Menjadi single semakin banyak dipilih

Di Kanada, sejumlah 59,8% individu usia 25-29 tahun dan 37,6% individu usia 30-34 tahun tercatat belum menikah.

Proporsi individu usia 20-34 tahun yang menikah naik menjadi 60,3% pada 2021. Pada 1996, angkanya hanya mencapai 50,5%.

Meski di antara individu tersebut ada yang menyatakan keinginan untuk menjalani hubungan yang berkomitmen, banyak dari mereka yang menunda keputusan tersebut.

Di Kanada, rata-rata usia individu yang menikah meningkat 8 tahun. Pada tahun 1970-an, rata-rata seseorang menikah di usia 23,3 tahun. Pada 2020, rata-rata individu baru menikah di usia 31,2 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.