Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPMB Pekalongan Tak Berlakukan Calistung untuk Tingkat SD

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 18:39 WIB | Oleh:
SPMB Pekalongan Tak Berlakukan Calistung untuk Tingkat SD Doc: ist
Ket. proses belajar

PEKALONGAN – Untuk tingkat SD Pemerintah Kota Pekalongan, tidak memberlakukan tes membaca, menulis, dan berhitung (calistung dalam)  penerimaan siswa baru.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri menyatakan bahwa penilaian kemampuan akademik belum menjadi fokus di jenjang awal pendidikan dasar tetapi justru pentingnya masa transisi yang menyenangkan dari pendidikan anak usia dini (PAUD) ke sekolah dasar.

"Ya, ada sejumlah poin penting terkait teknis penerimaan siswa baru pada tahun ini, tidak ada tes calistung dalam seleksi masuk sekolah dasar," katanya.

Dia menuturkan ketentuan penerimaan siswa SD tetap mengacu pada aturan usia yaitu anak berusia 7 tahun wajib diterima, sedang anak usia 6 tahun boleh mendaftar, dan anak usia minimal 5,5 tahun tetap bisa mendaftar dengan syarat khusus seperti surat keterangan dari psikolog dan rekomendasi dari lembaga PAUD.

"Saat ini sudah ada penekanan soal wajib belajar 13 tahun. Oleh karena itu, kalau ada calon peserta didik dengan usia dan jarak domisili yang sama maka anak yang sudah menempuh pendidikan TK atau PAUD akan diprioritaskan," katanya.

Ia menilai dalam dua pekan awal masuk sekolah adalah masa yang penting bagi anak sehingga sekolah harus menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak tidak kaget menghadapi perubahan dari PAUD ke SD.

Sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara menyeluruh sehingga perlu adanya pendekatan holistik integratif menjadi kunci di mana aspek fisik dan non-fisik anak perlu diperhatikan secara seimbang.

"Pemantauan bisa dimulai dari skrining awal seperti mengukur tinggi dan berat badan. Setelah diterima pun pemantauan tetap harus dilakukan secara rutin," katanya.

Demikian juga, kata dia, sekolah juga perlu memiliki fasilitas usaha kesehatan sekolah (UKS) yang memadai dan representatif dan memungkinkan pemantauan kesehatan jasmani dan mental anak dilakukan secara maksimal. "Kami berharap fasilitas UKS representatif bisa diimplementasikan pada satuan pendidikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.