Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Senat Tunda Sidang Pemakzulan Wapres Duterte

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Senat Tunda Sidang Pemakzulan Wapres Duterte Doc: AFP/Jam STA ROSA
Ket. Sejumlah warga Filipina menggelar aksi protes yang menentang keputusan Senat menunda sidang pemakzulan terhadap Wapres Sara Duterte di luar gedung Senat di Pasay, Metro Manila, pada Rabu (11/6).

MANILA - Senat Filipina pada Selasa (10/6) memutuskan untuk mengembalikan kasus pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte ke DPR setelah melalui pemungutan suara, sebuah keputusan yang disebut oleh seorang senator karena ada masalah regulasi terkait prosesnya.

Awal Februari lalu, DPR memakzulkan Wapres Duterte atas tuduhan korupsi, suap, dan dugaan rencana pembunuhan terhadap mantan sekutu dan calon wakil presiden Presiden Ferdinand Marcos.

Untuk bisa memakzulkan Wapres Duterte diperlukan dukungan dua pertiga dari 24 anggota Senat, dan hal itu akan berarti pemecatannya sebagai wakil presiden dan larangan permanen dari jabatan publik.

Pemungutan suara 18 banding 5 pada Selasa dihasilkan beberapa jam setelah para senator mengambil sumpah mereka sebagai juri, dan menyusul pertikaian selama berhari-hari yang menimbulkan kekhawatiran bahwa proses persidangan akan menuju kegagalan.

Wapres Duterte digadang-gadang akan mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 2028 jika ia lolos dari pemakzulan, sebuah kemungkinan yang memiliki implikasi mendalam bagi masa depan politik para senator yang bertugas memutuskan nasibnya.

Senator Ronald dela Rosa, mantan kepala polisi nasional dan pelaksana perang narkoba mantan Presiden Rodrigo Duterte, pada Selasa mengajukan mosi untuk membatalkan kasus pemakzulan terhadap putri mantan pemimpin tersebut.

Dela Rosa berargumen bahwa pengaduan sebelumnya yang diajukan terhadap Duterte di DPR, yang tidak lolos ke tingkat komite, merupakan proses pemakzulan berulang kali dalam kurun waktu satu tahun, sesuatu yang dilarang berdasarkan konstitusi Filipina.

Usulan itu kemudian diamandemenkan untuk mendukung pengembalian kasus tersebut ke DPR, yang sekarang harus menyatakan bahwa kasus tersebut tidak melanggar konstitusi dan tetap bisa untuk mengajukan tuntutan terhadap kasus tersebut ketika para anggota DPR yang baru mulai bertugas pada tanggal 30 Juni mendatang.

Bisa Dipetieskan

Menanggapi langkah Senat yang memutuskan menunda sidang pemakzulan terhadap Wapres Duterte, Senator Risa Hontiveros, yang menentang usulan tersebut, memperingatkan bahwa mengembalikan kasus tersebut ke badan yang lebih rendah merupakan pengabaian tanggung jawab yang pada akhirnya akan menyebabkan kasus tersebut dipetieskan.

"Penundaan kembali merupakan pengabaian tanggung jawab," kata dia seraya menambahkan agar pengaduan pemakzulan tersebut dihentikan saja keseluruhannya.

Namun, presiden Senat, Francis Escudero, bersikeras tidak ada motif seperti itu di balik keputusan badan tersebut. "Tujuannya adalah untuk memberi kesempatan kepada jaksa untuk menjawab pertanyaan tertentu dengan cara yang tidak membuang-buang waktu pengadilan," ungkap dia.

Sidang pemakzulan pada Selasa sebenarnya telah dijadwalkan ulang satu kali, dengan sejumlah anggota parlemen secara terbuka mengungkapkan kekhawatiran bahwa Senat mungkin akan memilih untuk mengesampingkan persidangan tersebut sepenuhnya.

Sejumlah kandidat Senat yang setia kepada Duterte berhasil melampaui ekspektasi dalam pemilihan sela Mei lalu dengan memenangkan lima dari 12 kursi dan hal itu meningkatkan peluang bagi Wapres Filipina itu untuk dibebaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
OJK Terbitkan Kebijakan Ada...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.