Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Jakarta: Pembangunan Tanggul Mitigasi Rob di Muara Angke Dimulai

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta: Pembangunan Tanggul Mitigasi Rob di Muara Angke Dimulai Doc: Reza Pratama Putra

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai pembangunan tanggul mitigasi rob Muara Angke sepanjang 1,4 kilometer di Muara Angke, Jakarta Utara. Pembangunan tanggul mitigasi rob ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai meninjau pembangunan tanggul mitigasi rob, didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Ika Agustin Ningrum di Muara Angke, Jakarta Utara.

"Hari ini kita akan bangun tanggul kurang lebih 1,4 kilometer dan tanggulnya dinaikkan 2,5 (meter). Artinya kalau plus 2,5, maka ada upaya untuk menahan kalau kemudian air robnya naik sampai di atas 2,5. Sekarang ini elevasinya kurang lebih 1,8 (meter)," ujar Gubernur Pramono, Kamis (12/6).

Gubernur Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam mendukung proyek Giant Sea Wall atau NCICD (National Capital Integrated Coastal Development). Ia mengungkapkan, awalnya Pemprov DKI bertanggung jawab untuk membangun proyek ini di sepanjang 12 kilometer, namun kini bertambah menjadi 19 kilometer.

"Pemerintah Jakarta memulai hal baru untuk penanganan yang bersifat jangka menengah terlebih dahulu," kata dia.

Selanjutnya, pada 2026, Pemprov DKI akan melanjutkan pembangunan tanggul sepanjang 1 kilometer, sehingga total panjang tanggul yang dibangun menjadi 2,4 kilometer. Melalui upaya pembangunan ini, Gubernur Pramono berharap banjir pesisir di Muara Angke bisa tertangani dengan baik.

"Harapannya dalam jangka pendek dan menengah persoalan rob di tempat ini, walaupun masih ada beberapa yang lain, relatif akan tertangani," jelas dia.

Gubernur Pramono menegaskan, Pemprov DKI berkomitmen mempersiapkan pembangunan tanggul di pesisir untuk mengatasi masalah rob. Selain itu, ia juga menyoroti masalah penurunan permukaan tanah di Jakarta yang terus terjadi.

Karena itu, Pemprov DKI segera membuat aturan mengenai larangan pengambilan air tanah di area terdampak untuk mencegah percepatan penurunan permukaan tanah. Nantinya Pemprov DKI akan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat sekitar melalui PAM Jaya.

"Maka di daerah ini nanti termasuk daerah yang akan kami buat aturan untuk air tanahnya tidak diambil," ucap Gubernur Pramono.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menambahkan, pembangunan tanggul mitigasi rob ini akan melindungi sekitar 120 hektare wilayah di sekitarnya serta 282 bangunan.

Untuk tahap awal, pembangunan tanggul mitigasi banjir rob menelan anggaran hingga Rp 52 miliar.

"Anggaran untuk tanggul mitigasi aja ini kurang lebih sekitar Rp 52 miliar," ungkap Ika. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.