Pemangkasan Anggaran Besar-besaran, Vietnam Gabung Provinsi dan Kota, Puluhan Ribu Pejabat Diberhentikan
📅 Kamis, 12 Jun 2025, 14:15 WIB | Oleh: Lili Lestari"Saya pikir penggabungan ini baik untuk semua dan saya sepenuhnya mendukungnya," kata Nguyen Thang Loi ( 52) dari provinsi Thai Binh utara, yang sedang digabungkan.
"Meskip saya merasa sangat sedih karena nama provinsi asal saya, yang telah bertahan selama beberapa generasi, kini akan hilang. Aneh rasanya mengatakan bahwa saya berasal dari Hung Yen," kata Loi kepada AFP.
Menurut pemerintah, semua kota dan provinsi akan mengumumkan kepemimpinan baru mereka pada tanggal 30 Juni dan memulai operasi penuh pada awal Juli.
Dalam beberapa hari ke depan, Majelis Nasional akan memberikan suara pada amandemen konstitusi nasional, yang mana struktur administratif tiga tingkat negara yakni provinsi, distrik, dan komune akan dikurangi menjadi dua.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tingkat distrik menengah akan dihilangkan dan tingkat komune diperluas.
Vietnam, pusat manufaktur global, mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,1 persen pada tahun 2024 dan menargetkan delapan persen tahun ini karena menargetkan status "negara berpenghasilan menengah" pada tahun 2030.
Namun, ekonominya bergantung pada ekspor, dan ancaman Trump terhadap tarif sebesar 46 persen telah membuat para pejabat negara itu berlomba-lomba menegosiasikan pengurangan tarif tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Reformasi terhadap struktur pemerintahan mengikuti kampanye antikorupsi yang meluas dan berskala besar dalam beberapa tahun terakhir.
Dijuluki "tungku yang menyala-nyala", gerakan ini melibatkan puluhan pemimpin bisnis dan tokoh senior pemerintah, termasuk dua presiden dan tiga wakil perdana menteri sejak 2021.
Reformasi radikal yang dipimpin Lam muncul setelah periode panjang di mana perubahan berlangsung perlahan, pemerintah menekankan stabilitas dan ketenangan untuk membangun reputasi yang dapat diprediksi sehingga menarik bagi investor asing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!