Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Liquidity Provider Siap Tugas, BEI Pastikan Pasar Lebih Hidup

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Liquidity Provider Siap Tugas, BEI Pastikan Pasar Lebih Hidup Doc: Antara
Ket. Bursa Efek Indonesia.

JAKARTA – Likuiditas tinggi memungkinkan investor untuk dengan mudah membeli atau menjual saham sesuai dengan kebutuhan portofolionya dan perkembangan pasar. Pasar yang likuid memberikan kepercayaan yang lebih besar kepada investor, mendorong mereka untuk berinvestasi dan berkontribusi pada pertumbuhan pasar.

Bagi pasar modal, likuiditas yang lebih tinggi dapat mempercepat proses transaksi dan membantu dalam pembentukan harga saham yang lebih efisien. Pasar modal yang likuid membantu perusahaan untuk mendapatkan dana dengan lebih mudah, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peluncuran kegiatan liquidity provider (penyedia likuiditas) saham pada kuartal III-2025, sebagai upaya untuk meningkatkan likuiditas di pasar saham Indonesia.

Dengan peluncuran kegiatan liquidity provider, BEI berharap investor di pasar saham Indonesia akan lebih mendapatkan pasar yang lebih sehat, bid offer yang lebih baik, serta harga yang lebih stabil.

“Kita harapkan di kuartal ketiga tahun ini liquidity provider saham sudah dapat diluncurkan,” ujar Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik dalam sesi "Edukasi Wartawan terkait Implementasi Liquidity Provider Saham" di Jakarta, Kamis (12/6).

Dengan hadirnya kegiatan liquidity provider, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 1 BEI Firza Rizqi Putra memproyeksikan aktivitas transaksi di pasar saham Indonesia dapat meningkat hingga 11,5 persen, serta dapat mengecilkan spread harian lebih dari 3 tick.

“Tujuan utama dari liquidity provider, adalah memang untuk meningkatkan ataupun menciptakan likuiditas perdagangan di pasar sekunder sesuai dengan fair value ataupun fundamental perusahaan tercatat tersebut,” ujar Firza.

Sampai saat ini, sebanyak 13 Anggota Bursa (AB) sedang dalam proses untuk menjadi liquidity provider di pasar saham Indonesia, dengan rincian sebanyak lima AB dari luar negeri (asing) dan delapan AB dari dalam negeri.

BEI juga telah menetapkan sebanyak 411 saham yang dapat dipilih oleh liquidity provider, sehingga AB calon liquidity provider sudah bisa mulai melakukan pendekatan terhadap perusahaan tercatat dan melakukan arrangement untuk kegiatan komersialnya.

Peluncuran liquidity provider saham ini mengacu pada Peraturan Bursa Nomor II-Q tentang Kegiatan Liquidity Provider Saham di Bursa, serta Peraturan Bursa Nomor III-Q tentang Liquidity Provider Saham di Bursa sebagai dasar hukum implementasi liquidity provider saham.

Kedua peraturan itu telah dikeluarkan pada 30 April 2025 dan diberlakukan pada 8 Mei 2025

Selain itu, kegiatan liquidity provider juga mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penyediaan Likuiditas, yang telah ditetapkan pada 31 Oktober 2024 dan diundangkan pada 8 November 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.