Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes-IDI Kota Madiun Sosialisasikan Pencegahan Perokok Sejak Dini

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 19:46 WIB | Oleh:
Dinkes-IDI Kota Madiun Sosialisasikan Pencegahan Perokok Sejak Dini Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Kegiatan skrining deteksi dini kadar karbon monoksida guna mencegah perokok aktif usia pelajar yang digelar Dinkes dan IDI Kota Madiun di SMP Negeri 10 Kota Madiun, Kamis (12/6).

MADIUN - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun, Jatim bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat melakukan sosialisasi bahaya rokok dan pemeriksaan dini di sekolah guna mencegah perokok aktif di usia pelajar.

Kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tersebut di antaranya dilakukan SMP Negeri 10 Kota Madiun.

"Kami di sini memberikan pemahaman tentang bahaya zat nikotin yang dihasilkan rokok yang merupakan salah satu dari 10 besar penyebab kematian seperti stroke, paru-paru, dan jantung. Utamanya pada usia pelajar agar menghindarinya dan tidak coba-coba merokok," ujar Ketua IDI Cabang Kota Madiun Sutowo, Kamis (12/6).

Menurutnya, tidak dipungkiri generasi muda saat ini sudah banyak yang mengenal rokok sejak usia dini. Hal itu yang menjadi konsentrasi digelar kegiatan sosialisasi tersebut.

Karenanya, untuk melakukan pencegahan, dibutuhkan peran serta semua pihak. Tidak hanya pelajar yang bersangkutan, namun juga pihak sekolah, lingkungan masyarakat, serta keluarga untuk menanamkan pola hidup sehat.

Dalam kegiatan tersebut juga diadakan pemeriksaan berupa skrining pada sejumlah siswa kelas 7 dan 8 sebagai upaya deteksi dini. Pelaksanaan skrining dilakukan dengan memberikan formulir tanya jawab untuk siswa dan dengan metode wawancara. Siswa juga dites menggunakan alat "CO Anayzer" atau "Smokerlyzer" untuk mengetahui kadar karbon monoksida dalam tubuh.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap, generasi muda memiliki tubuh yang sehat sehingga mampu menyerap pelajaran di sekolah secara optimal dan menciptakan Generasi Emas 2045.

Sehingga dapat mencegah perilaku perokok muda yang akan berdampak buruk terhadap kesehatan mereka ke depannya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menekraf: Musik Indonesia Kian Mendunia

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf: Musik Indonesia K...

Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpar Ajak Berwisata Mel...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.