Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Bahasa NTT Inventarisasi Bahasa Lamalera untuk Perkaya KBBI dan Lestarikan Bahasa Daerah

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Bahasa NTT Inventarisasi Bahasa Lamalera untuk Perkaya KBBI dan Lestarikan Bahasa Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Balai Bahasa NTT mulai inventarisasi bahasa Lamalera sebagai upaya pelestarian bahasa daerah dan memperkaya entri KBBI dengan kosakata lokal.

Balai Bahasa Provinsi (BBP) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan dokumentasi dan inventarisasi bahasa daerah Lamaholot dialek Lamalera, Kabupaten Lembata, untuk pemerkayaan kosakata bahasa Indonesia dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

"Salah satu fungsi bahasa daerah adalah memperkaya atau mendukung pengembangan bahasa Indonesia," kata Widyabasa Ahli Muda BBP NTT Haniva Yunita Leo di Kupang, Rabu (11/6).

Untuk itu, pihaknya telah melakukan penelitian lapangan dan pengambilan data kosakata bahasa Lamaholot dialek Lamalera sebagai bagian dari program inventarisasi kosakata dalam rangka pemerkayaan kosakata bahasa Indonesia.

Melalui pendataan secara langsung, pihaknya mencari konsep-konsep unik yang dapat mengisi rumpang semantis untuk menambah kosakata KBBI. Dengan demikian, istilah-istilah dan konsep budaya di Lamalera bisa dimasukkan dan distandarkan sebagai bahasa Indonesia.

Haniva menjelaskan bahwa selama ini bahasa daerah dari Pulau Jawa dan sekitarnya berkontribusi besar terhadap pengembangan bahasa Indonesia. Akan tetapi, kontribusi bahasa-bahasa dari wilayah timur masih tergolong sedikit dan belum terlalu signifikan.

"Jadi, harapan kami bahasa-bahasa daerah dari wilayah timur juga dapat memberi kontribusi yang sama dalam memperkaya bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa," katanya.

Adapun dalam pelaksanaan pendataan, pihaknya berhasil mengumpulkan lebih dari 200 kosakata bahasa Lamalera.

Namun, menurut dia, masih akan ada dua tahap lanjutan berupa verifikasi dalam lokakarya dan sidang komisi bahasa daerah sehingga tidak semua kosakata tersebut diusulkan ke dalam KBBI.

Oleh karena itu, bagi kosakata yang tidak masuk KBBI, selanjutnya akan dihimpun ke dalam aplikasi kompilasi kamus.

Pada tahun ini selain bahasa Lamalera, BBP NTT turut melakukan fasilitasi penyusunan kamus bahasa Kodi, Sumba Barat Daya.

BBP NTT juga membuka kesempatan kerja sama baik dengan pemerintah maupun lembaga untuk memfasilitasi penyusunan kamus sebagai upaya pelestarian bahasa daerah.

Sementara itu, pihaknya mencatat  1.277 entri kosakata bahasa daerah NTT yang terdaftar ke dalam KBBI. Adapun Provinsi NTT sendiri memiliki total 72 bahasa daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.