Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati: UNCDF Beri Hibah Demi Pengelolaan Sampah Banyumas Lebih Baik

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati: UNCDF Beri Hibah Demi Pengelolaan Sampah Banyumas Lebih Baik Doc: Antara
Ket. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (lima dari kanan) berfoto bersama perwakilan UNCDF, Kementerian Lingkungan Hidup, BPDLH, BIJ, dan Greenprosa di Ruang Joko Kahiman, Rumah Dinas Bupati, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/6).

Purwokerto - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan United Nations Capital Development Fund (UNCDF), lembaga keuangan pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa bakal memberikan hibah untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Ini ada hibah dari UNCDF, dari PBB, untuk penanganan sampah. Di Indonesia aturannya tidak bisa dikucurkan langsung ke pemerintah daerah," katanya usai menerima rombongan perwakilan UNCDF dan Kementerian Lingkungan Hidup di Ruang Joko Kahiman, Rumah Dinas Bupati, Purwokerto, Banyumas, Rabu (11/6).

Kendati belum memahami mekanismenya, dia mengatakan penyaluran hibah sebesar 150.000 dolar Amerika Serikat dari UNCDF tersebut akan melibatkan PT Greenprosa Adikara Nusa (Greenprosa) selaku mitra UNCDF dan PT Banyumas Investama Jaya (Perseroda) selaku badan usaha milik daerah (BUMD).

Berdasarkan hasil diskusi dengan perwakilan UNCDF, kata dia, tidak menutup kemungkinan ada bantuan-bantuan lainnya yang akan diberikan untuk Banyumas.

"Pokoknya saya welcome grant (sambut hibah), semua hibah apapun akan saya terima selama sesuai aturan. Kemudian, masalah kerja samanya sudah didiskusikan selama beberapa hari dengan Banyumas Investama Jaya (BIJ), dengan Greenprosa yang menjadi mitra UNCDF, kemudian dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), dan Kementerian Lingkungan Hidup," kata Bupati.

Terkait dengan hal itu, Direktur BIJ, Andharu Haryo Nugroho mengatakan dari total hibah yang mencapai 150.000 dolar AS, BIJ menerima sekitar 120.000 dolar AS dan penyalurannya akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun 2025, sesuai dengan mekanisme yang berlaku di Indonesia.

Menurut dia, hibah tersebut akan digunakan untuk meningkatkan pengelolaan limbah sampah guna dijadikan Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif pengganti batu bara pada industri semen dan pembangkit listrik tenaga uap.

"Dengan adanya hibah tersebut, kita ditargetkan oleh UNCDF untuk menghasilkan RDF sebanyak 56 ton per hari atau meningkat dari sebelumnya yang sebesar 8 ton per hari, sehingga kita bisa membantu Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam pengelolaan sampah," katanya.

Sementara itu, Direktur Greenprosa, Arky Gilang Wahab mengatakan hibah dari UNCDF yang diserahkan melalui Greenprosa sekitar 30.000 dolar AS pada prinsipnya akan disalurkan kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang telah melakukan pengelolaan sampah.

Selain itu, kata dia, ada hibah yang melalui Greenprosa untuk meningkatkan kapasitas dan volume pengelolaan sampah dari KSM.

"Kenapa enggak langsung didistribusikan ke KSM, problem pertama adalah masalah bagaimana memandu teman-teman KSM supaya lebih profesional. Yang kedua adalah masalah kelembagaan yang belum solid," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya selaku mitra UNCDF di Banyumas mendapatkan amanah untuk menyalurkan hibah serta mendampingi KSM sekaligus membeli produk yang dihasilkan dari pengelolaan sampah.

Perwakilan BPDLH, Sandy mengatakan program tersebut memerlukan kerja sama dan sinergisitas dari para pihak.

"Alhamdulillah, dari Kementerian Lingkungan Hidup hadir di sini, kemudian dari donor juga hadir di sini, UNCDF, kemudian tadi kita lihat komitmen yang kuat dari bupati, kemudian BIJ dengan perubahan organisasi dan sebagainya, ini insya Allah kita yakin siap, kita akan bersama-sama kawal program ini dengan baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

47 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.