Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Kembangkan Bahan Komposit Ringan untuk Transportasi

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 20:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Kembangkan Bahan Komposit Ringan untuk Transportasi Doc: Antara Foto
Ket. Peneliti BRIN ciptakan bahan komposit ringan dan kuat untuk alat transportasi. Solusi efisien, ramah lingkungan, dan mendukung teknologi masa depan Indonesia.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan bahan polimer komposit ringan hybrid syntactic foam untuk komponen pesawat nirawak (drone) dan alat transportasi.

"Polimer komposit hybrid syntactic foam adalah jenis material komposit ringan terdiri dari matriks polimer yang diisi dengan mikrosfer berongga, berupa partikel kecil berisi gas atau udara," kata Pusat Riset Teknologi Polimer BRIN Jayatin melalui keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, mikrosfer itu bisa terbuat dari kaca, keramik, atau plastik, dan memberikan struktur seperti busa atau foam. "Makanya disebutnya syntactic foam, tetapi dengan sifat mekanik yang jauh lebih baik," katanya.

Jayatin memaparkan perkembangan aplikasi bahan tersebut meluas karena sifatnya ringan dan kuat, sehingga banyak juga digunakan pada bidang kedirgantaraan untuk pesawat udara.

Menurutnya, keunggulan dari polimer komposit hybrid syntactic foam di antaranya memiliki berat jenis yang rendah, ketahanan tekan yang tinggi stabil secara termal dan kimia.

"Bisa disesuaikan untuk kombinasi kekuatan dan ringan tertentu, dengan melakukan formulasi-formulasi berapa persen, mikrosfer apa yang harus ditambahkan, dan lain-lain. Sehingga, kita bisa mendapatkan berat jenis maupun kekuatan tertentu sesuai dengan yang kita inginkan," tambahnya.

Jayatin menjelaskan pengembangan komposit ringan hybrid syntactic foam untuk komponen drone dan alat transportasi menjadi penting, sebab material yang ringan dan kuat merupakan salah satu yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan drone juga untuk alat transportasi.

Dengan bahan yang ringan, kuat, dan produktivitas panas yang rendah, bahan ini diharapkan akan memberikan peningkatan di bidang efisiensi energi dan juga kenyamanan.

"Drone yang lebih ringan akan meningkatkan daya jelajah dan kemampuan manuver yang sangat dibutuhkan untuk keperluan sipil, seperti untuk pemetaan wilayah, mendukung industri pertanian, pemupukan, dan lain-lain," ungkapnya.

Jayatin juga menjelaskan polimer komposit hybrid syntactic foam dapat diaplikasikan untuk pengembangan turbin angin yang di pasang terapung di pantai atau floating wind platform.

Ia menilai floating wind platform sangat menarik untuk dapat dikembangkan di Indonesia, karena wilayah Indonesia kebanyakan adalah laut, dengan garis pantai yang panjang, yang berasal dari berbagai pulau.

"Ini yang saya rasa di Indonesia belum ada, dan kalau ada yang tertarik bisa kita kembangkan bersama-sama untuk pengembangan floating wind platform atau turbin angin yang di-install di pantai," ucap Jayatin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.