Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! Produktivitas Tenaga Kerja Kepri Tembus Peringkat 3 Nasional!

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 19:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren! Produktivitas Tenaga Kerja Kepri Tembus Peringkat 3 Nasional! Doc: ANTARA FOTO/Teguh Prihatna.
Ket. Pekerja merakit chip yang diproduksi di salah satu Pabrik Pintar milik Schneider Electric di Batam, Kepulauan Riau.

TANJUNGPINANG - Produktivitas tenaga kerja yang tinggi merupakan kunci untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ketika pekerja lebih produktif, mereka dapat menghasilkan lebih banyak output dengan jumlah input yang sama, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan dan menghasilkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang lebih tinggi. 

Dalam konteks bisnis, produktivitas tenaga kerja yang tinggi sangat penting untuk mencapai tujuan perusahaan. Karyawan yang lebih produktif dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien, yang dapat menghemat biaya, meningkatkan profitabilitas, dan memberikan keunggulan kompetitif. 

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mempertahankan peringkat ketiga nasional dalam produktivitas tenaga kerja tahun 2024 berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 yang diolah Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatik) Kementerian Ketenagakerjaan.

"Capaian ini menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Minggu (8/6).

Sesuai sumber data yang diolah Kemennaker secara nasional, kata Ansar, rata-rata produktivitas tenaga kerja Indonesia pada 2024 mencapai Rp89,33 juta per orang, meningkat dari Rp87,96 juta pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepri mencatatkan angka jauh di atas rata-rata nasional, yaitu sebesar Rp200,12 juta per tenaga kerja. Angka ini mengalami peningkatan dari Rp196,25 juta pada 2023 dan Rp164,5 juta pada 2022.

Setelah menempati posisi kelima pada 2022, Kepri berhasil naik ke peringkat ketiga nasional pada 2023 dan mempertahankannya pada 2024.

"Dengan capaian tersebut, Kepri berada di bawah DKI Jakarta yang mencatatkan produktivitas sebesar Rp421,13 juta, dan Kalimantan Timur dengan Rp288,81 juta per tenaga kerja," ungkap Ansar.

Menurut dia, peningkatan signifikan ini tidak terlepas dari pertumbuhan pesat sektor industri di Kepri serta meningkatnya investasi terhadap tenaga kerja terampil.

Pemerintah Provinsi Kepri juga terus memanfaatkan potensi daerah dengan meningkatkan efisiensi sistem kerja dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), yang menjadi kunci peningkatan daya saing tenaga kerja.

Secara metodologi, produktivitas tenaga kerja dihitung dari rasio antara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan jumlah tenaga kerja.

"Indikator ini mencerminkan efisiensi ekonomi dan kualitas SDM di suatu daerah, serta menjadi salah satu parameter penting dalam menilai keberhasilan pembangunan," ucap Ansar.

Ia menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari sinergi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, mulai dari pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

Pemprov Kepri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan, pendidikan vokasi, dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan produktivitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.