Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Coco Gauff Ukir Sejarah dengan Juarai French Open 2025

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 07:38 WIB | Oleh:
Coco Gauff Ukir Sejarah dengan Juarai French Open 2025 Doc: istimewa
Ket. Coco Gauff mencium trofi usai menjuarai French Open 2025 dengan menaklukkan Aryna Sabalenka di partai final.

PARIS - Petenis Amerika (AS) Coco Gauff mengukir sejarah saat bangkit dan berhasil melalui tiga set di final untuk merebut gelar tunggal French Open 2025 pertamanya dan gelar tunggal Grand Slam keduanya dengan mengalahkan Aryna Sabalenka.

Pertarungan antara dua petenis teratas dalam peringkat WTA itu, unggulan kedua Coco Gauff menumbangkan petenis nomor satu dunia Sabalenka 6-7(5), 6-2, 6-4, setelah kalah tipis di set pertama yang saling serang, kemudian bangkit untuk menutup pertandingan dengan kemenangan setelah 2 jam 38 menit.

"Itu benar-benar tergantung pada beberapa poin terakhir, tetapi secara keseluruhan saya sangat senang dengan pertarungan yang saya lakukan hari ini," kata Gauff dalam konferensi pers usai pertandingan, seperti disiarkan WTA, Minggu (8/6) WIB.

"Itu tidak indah, tetapi berhasil, dan itulah yang terpenting."

Gauff mencetak tujuh winner lebih sedikit daripada Sabalenka di final -- tetapi 40 kesalahan sendiri lebih sedikit.

Babak final set pertama berlangsung menegangkan sesuai dengan posisi mereka di puncak klasemen. Sabalenka awalnya memimpin 4-1, dan ia melakukan servis untuk menutup set tersebut pada kedudukan 5-4 (memegang dua set point) dan 6-5.

Namun Sabalenka tidak dapat sepenuhnya menahan kecepatan Gauff yang tak kenal lelah, dan petenis Amerika itu bangkit kembali untuk memaksakan set pertama ke tiebreak.

Pukulan forehand Gauff yang menghasilkan winner memberinya keunggulan 4-1 dalam tie-break, mendekati comeback yang menakjubkan.

Namun, Sabalenka terus menekan ke dalam lapangan untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Sabalenka menyerang di net dengan percaya diri, dan melepaskan dua pukulan winner untuk memastikan keunggulan satu set setelah satu jam 17 menit.

Namun, setelah pertandingan pembuka yang melelahkan itu, Gauff yang tampil agresif di set kedua, melakukan lebih banyak pukulan di dalam baseline.

Ia melakukan pukulan forehand winner untuk langsung mendapatkan break, dan setelah pukulan return winner, petenis Amerika itu memimpin 4-1.

Saat kesalahan Sabalenka meningkat, Gauff dengan mudah melewati sisa set kedua, dan pertandingan tiba-tiba berakhir imbang.

Pasangan itu saling mematahkan servis di awal set ketiga, tetapi Gauff mengambil alih pada kedudukan 4-3.

Pada kedudukan 5-4, Sabalenka menyelamatkan satu match point dengan pukulan return winner, dan unggulan teratas itu mampu mencapai break point. Namun, Gauff tidak mau menyerah begitu saja, dan setelah satu upaya terakhir, ia terjatuh ke tanah dalam kemenangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.