Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perdarahan Menstruasi Berat Tanda Adanya Kondisi Medis Serius

📅 Sabtu, 07 Jun 2025, 22:10 WIB | Oleh:
Perdarahan Menstruasi Berat Tanda Adanya Kondisi Medis Serius Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi perdarahan menstruasi berat. PMB bisa menjadi tanda adanya kondisi medis serius seperti miom, polip rahim, gangguan hormon, endometriosis, atau bahkan kelainan pembekuan darah.

JAKARTA – Bertepatan dengan Bulan Kesadaran Perdarahan Menstruasi Berat (PMB) atau Heavy Menstrual Bleeding Month, Bayer mengajak perempuan Indonesia untuk lebih memahaminya. Pasalnya kondisi ini dapat memicu masalah kesehatan serius baik jangka pendek dan panjang.

“Namun sayangnya, banyak perempuan cenderung mengabaikan gejala ini karena dianggap wajar atau tabu untuk dibicarakan,” kata Dokter Kandungan dan Ahli Fertilitas Endokrinologi Reproduksi FKUI RSCM. Dr. dr. Achmad Kemal Harzif, Sp.OG, Subsp.FER, melalui keterangan tertulis baru-baru ini.

PMB atau menoragia ditandai dengan perdarahan yang berlangsung lebih dari 7 hari atau volume darah yang melebihi 80 mililiter er siklus. Kondisi ini member penderita hari mengganti pembalut setiap kurang dari 2 jam karena penuh atau keluarnya gumpalan darah besar menurut laporan CDC berjudul About Heavy Menstrual Bleeding, Bleeding Disorders in Women.

"PMB bukan hanya masalah ketidaknyamanan atau mengganggu aktivitas, tetapi bisa menjadi tanda adanya kondisi medis serius seperti miom, polip rahim, gangguan hormon, endometriosis, atau bahkan kelainan pembekuan darah," katanya.

Kemal menambahkan, penyebab terjadinya PMB disebut sebagai palm-coein: polyps(polip), adenomyosis (adenomiosis), leiomyoma (leiomioma), malignancy and hyperplasia (keganasan dan hyperplasia), coagulopathy (koagulopati), ovulatory dysfunction (disfungsi ovulasi), endometrial dysfunction (disfungsi endometrium), dan Iatrogenic (Iatrogenik).  Sedangkan penyebab lain masuk dalam kategori not yet classified (belum terklasifikasi).

“Sebanyak 40-60% perempuan tidak memiliki penyebab struktural mendasar yang menyebabkannya mengalami PMB,” ujar dia.

Terapi PMB

Untuk mengatasi pasien dengan jkeluhan PMB, saat ini, ada beberapa jenis terapi bagi pasien. Sebelumnya dokter hanya melakukan identifikasi penyebab PMB lewat diagnosis, dan pasien akan diberikan pilihan terapi.

“Terkait terapi, tergantung situasi yang dijalani pasien. Jika pasien sedang mencoba untuk hamil, maka yang perlu dilakukan adalah manajemen medis seperti penggunaan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) dan asam traneksamat,” ujar dia.

Namun jika pasien tidak sedang mencoba hamil, ada beberapa terapi yang bisa dilakukan salah satunya dengan levonorgestrel-releasing intrauterine system (LNG-IUS).  Jenis ini merupakan alternatif terapi yang reversible dan efektif untuk pengobatan medis dan dalam penanganan PMB.”

LNG-IUS merupakan perangkat kecil berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim, yang merupakan alat kontrasepsi. Cara kerja alat ini dipercaya mampu menjadi pilihan terapi untuk mengatasi PMB.

Perangkat ini melepaskan hormon Levonorgestrel secara lokal dan perlahan hanya di dalam rahim, dan bekerja menipiskan lapisan rahim serta mencegah endometrium menjadi terlalu tebal. Dengan demikian mengurangi jumlah perdarahan selama menstruasi.

LNG-IUS bisa menjadi pilihan terapi yang efektif untuk PMB, dan secara signifikan lebih efektif daripada pil kontrasepsi oral kombinasi (COC) dalam mengurangi kehilangan darah menstruasi.Beberapa uji penelitian menunjukkan bahwa LNG-IUS secara signifikan efektif dalam mengobati perempuan dengan PMB selama penggunaan hingga 5 tahun.

Selain itu adanya peningkatan yang signifikan dalam kadar hemoglobin dan ferritin, yang sejalan dengan pola perdarahan yang membaik. Data juga menunjukan, LNG-IUS secara signifikan mengurangi kehilangan darah menstruasi sejak 3 bulan setelah pemasangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.