Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jadi Pelopor Wealth Tech Indonesia,  Pluang Ekspansi ke Asia Tenggara lewat Sandbox SEC Filipina

📅 Sabtu, 07 Jun 2025, 09:52 WIB | Oleh:
Jadi Pelopor Wealth Tech Indonesia,  Pluang Ekspansi ke Asia Tenggara lewat Sandbox SEC Filipina Doc: Dok. Istimewa
Ket. [Dalam foto, dari kiri ke kanan] Atty. McJill Bryant Fernandez - Komisioner SEC Filipina, Richard Chua - Co-Founder Pluang, Emilio Benito Aquino - Chairperson SEC Filipina, Atty. Paolo M. Ong, CPA - Asisten Direktur PhiliFintech Innovation

JAKARTAPluang jadi fintech pertama yang resmi berpartisipasi dalam program Strategic Sandbox (StratBox)yang berada di bawah naungan PhiliFintech Innovation Office (PhiliFINNO) dari Securities and Exchange Commission (SEC)Filipina.

Co-founder Pluang, Richard Chua mengatakan pencapaian ini menjadikan Pluang fintech pertama yang diizinkan menguji model penyediaan akses untuk saham fraksional AS di Filipina dengan teregulasi — kelas aset yang sebelumnya tidak tersedia secara lokal bagi sebagian besar investor ritel di sana.

“Dengan pasar saham AS yang baru saja mencapai rekor tertinggi, ditambah dengan revolusi AI yang mengubah lanskap ekonomi global, kini masyarakat Filipina dapat langsung mengakses peluang investasi di sektor-sektor paling transformatif dunia—(mulai dari) AI, energi hijau, bioteknologi, dan lainnya. Untuk pertama kalinya, mereka bisa membangun kesejahteraan dari peluang yang sebelumnya hanya menjadi impian generasi terdahulu,” kata Richard dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia menambahkan Pluang secara resmi mengajukan proposal untuk masuk ke tahap ruang uji coba, atau biasa dikenal sebagai ‘sandbox’, pada tahun 2024. Dalam fase pengujian ini, akses produk dibatasi untuk 1.000 pengguna dan dikenakan batasan volume transaksi.

"Hal ini sesuai dengan rekomendasi SEC guna memastikan pemantauan yang ketat, kesiapan operasional, dan kendali regulasi. Proses KYC (Know Your Customers) dan AML (Anti Money Laundering) tidak lupa diterapkan," kata Richard.

Sedangkan Chairperson SEC Filipina, Emilio Benito Aquino menjelaskan bahwa inti dari misi Securities and Exchange Commission adalah mendorong terciptanya pasar modal yang adil, efisien, dan transparan – melindungi kepentingan investor publik serta mendukung sektor korporasi yang dinamis.

"Sejalan dengan mandat tersebut, kami secara aktif menyambut inovasi yang dapat meningkatkan layanan keuangan, memperluas akses, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen kami adalah menciptakan lingkungan dimana inovasi yang bertanggung jawab dapat terus berkembang, memastikan bahwa manfaat dari teknologi-teknologi baru dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Filipina,” ujar Emilio sebagaimana dikutip langsung pada acara SEC StratBox: PhilFINNO’s First Strategic Sandbox di Kantor Pusat SEC, belum lama ini.

Sementara itu, Co-founder Pluang, Claudia Kolonas mengatakan keikutsertaan Pluang dalam program StratBox di Filipina juga mencerminkan komitmen jangka panjangnya dalam menjalin kemitraan aktif dengan pemangku kebijakan untuk mendukung demokratisasi pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Di Indonesia sendiri, Pluangmerupakan salah satu fintech pertama yang meniti kolaborasi erat dengan regulator dalam membentuk kerangka hukum yang memungkinkan masyarakat Indonesia mengakses saham AS dalam ekosistem yang aman dan teregulasi.

Pendekatan kolaboratif ini turut diterapkan di Filipina, dimana Pluang secara aktif bermitra dengan regulator untuk memperluas akses investasi cross-border alias lintas batas secara bertanggung jawab.

Langkah ini membuka jalan bagi aset yang sebelumnya hanya tersedia bagi kalangan terbatas untuk dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Posisi Pluang dalam kebijakan publik adalah menjadi mitra strategis bagi regulator, memastikan keseimbangan antara perlindungan investor dan inovasi. Dengan membagikan hasil riset, wawasan teknis, dan masukan-masukan berbasis data, Pluang terus mengekspor pembelajaran serta praktik terbaiknya untuk mendukung negara berkembang lain — dimulai dari kawasan ASEAN — dalam membentuk kerangka kerja yang sesuai kebutuhan lokal mereka,” tutup Claudia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.