Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tradisi Idul Adha di Dunia yang Bikin Takjub, Dari Perang Meriam sampai Pesta 4 Hari Nonstop!

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 11:30 WIB | Oleh:
Tradisi Idul Adha di Dunia yang Bikin Takjub, Dari Perang Meriam sampai Pesta 4 Hari Nonstop! Doc: Daily Times

JAKARTA – Idul Adha, atau yang dikenal juga dengan Lebaran Haji, adalah momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain ibadah kurban, banyak negara memiliki tradisi unik yang memperkaya makna perayaan ini. Dilansir dari Times of India, berikut beberapa di antaranya:

Pakistan: Hewan Kurban Dimandikan dan Dihias

Di Pakistan, sebelum disembelih, hewan kurban seperti kambing dan sapi dimandikan dan dihias dengan bunga warna-warni. Tradisi ini bertujuan untuk menghormati hewan kurban sebagai bagian dari ibadah. Setelah shalat Id, penyembelihan dilakukan di halaman rumah atau area terbuka, menciptakan suasana meriah dengan pakaian tradisional seperti salwar kameez dan henna di tangan perempuan.

Maroko: Sajian Kuliner Khas dan Hidangan Spesial

Di Maroko, Idul Adha dirayakan dengan menyantap hidangan khas seperti mrouzia dan boulfaf, yang terbuat dari daging kambing atau sapi yang dimasak dengan rempah-rempah. Uniknya, hampir seluruh bagian hewan dikonsumsi, termasuk kepala, ekor, dan hati. Selain itu, masyarakat juga menyajikan sayuran dan kue-kue spesial sebagai bagian dari perayaan.

China: Perayaan Empat Hari Penuh di Ningxia

Di Ningxia, China, perayaan Idul Adha berlangsung hingga empat hari. Tradisi ini melibatkan salat Id yang hanya diikuti oleh pria, diikuti dengan membaca Al-Qur'an, menyanyikan kasidah, bertukar makanan, dan mengunjungi pasar daging "dadakan" yang muncul khusus untuk perayaan ini.

Uni Emirat Arab: Salute Meriam dan Pakaian Baru

Di Uni Emirat Arab, tradisi Idul Adha melibatkan salat berjamaah di masjid, diikuti dengan saling mengunjungi keluarga dan tetangga. Setelah shalat Id, meriam tradisional ditembakkan sebagai tanda dimulainya perayaan. Masyarakat juga mengenakan pakaian baru dan menghias tangan dengan henna sebagai bagian dari tradisi.

India: "Bakra Eid" dengan Tradisi Berbagi

Di India, Idul Adha dikenal dengan sebutan "Bakra Eid," yang berarti "Festival Kambing." Sama seperti di Indonesia, setelah salat Id, masyarakat melakukan penyembelihan hewan kurban seperti kambing atau domba. Daging kurban dibagikan kepada keluarga, teman, dan masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, banyak yang mengenakan pakaian baru dan mengunjungi pasar untuk membeli bahan makanan khas perayaan.

Tradisi-tradisi unik ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya cara umat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha. Meskipun berbeda, esensi dari perayaan ini tetap sama: berbagi, bersyukur, dan mempererat tali silaturahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.