Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia-Ukraina Mencapai Kesepakatan, Tapi Konflik Belum Usai

📅 Kamis, 05 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Russia-Ukraina Mencapai Kesepakatan, Tapi Konflik Belum Usai Doc: AFP/YURI KOCHETKOV
Ket. Jubir Kremlin Dmitry Peskov

Moskow - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa kesepakatan yang dicapai Russia dengan Ukraina dalam pembicaraan di Istanbul beberapa waktu lalu adalah "penting", tetapi terobosan cepat yang dapat mengakhiri konflik belum tercapai.

Dalam jumpa pers di Moskow pada Selasa (3/6), Peskov menekankan bahwa kita tidak boleh mengharapkan "solusi dan terobosan langsung" mengingat kompleksitas masalah ini, namun pekerjaan terus berlanjut.

Seperti dikutip dari Antara, Peskov juga mengatakan Russia menyerahkan kepada Ukraina sebuah memorandum yang berisi visi Moskow untuk penyelesaian dengan "banyak ketentuan, termasuk berbagai opsi."

"Sekali lagi, izinkan saya menekankan bahwa kami telah berulang kali mengatakan bahwa masalah penyelesaian konflik sangat rumit dan mencakup banyak detail yang kompleks," katanya.

"Semuanya diarahkan untuk menghilangkan penyebab awal konflik dan kemudian mulai bergerak menuju penyelesaian yang berkelanjutan," lanjutnya.

Namun, juru bicara Kremlin tersebut mengisyaratkan bahwa Moskow mungkin berkompromi pada poin-poin tertentu, tetapi topik itu harus didiskusikan secara pribadi selama negosiasi, bukan di depan umum.

Ia juga mengatakan pihak Ukraina belum menyampaikan tanggapan resminya terhadap dokumen yang diusulkan Russia.

Sementara itu, mengenai pertemuan trilateral antara kepala negara Russia, AS, dan Ukraina, Peskov mengatakan pertemuan tersebut tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.

"Presiden (Russia) Putin telah berulang kali menekankan kesiapannya untuk melakukan kontak tingkat tinggi, sambil menekankan bahwa kontak ini harus merupakan hasil kesepakatan yang akan dikerjakan di tingkat teknis dan ahli. Presiden Putin mendukung gagasan kontak, tetapi dia percaya bahwa kontak tersebut harus dipersiapkan dengan baik," katanya.

Jika presiden Russia dan AS memutuskan bahwa percakapan telepon diperlukan, percakapan itu dapat segera diatur, tetapi saat ini, belum ada rencana seperti itu, tambahnya.

Jalur Komunikasi

Peskov melanjutkan bahwa jalur komunikasi dengan Washington tetap terbuka dan berfungsi, dan menambahkan: "Kami memiliki saluran dialog dengan pihak Amerika dan terus menggunakan saluran ini untuk komunikasi."

Dia juga mengkritik Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dengan mengatakan bahwa ia berbicara kurang ajar tentang delegasi Russia, dan bahwa perilaku tersebut tidak sejalan dengan semangat negosiasi.

Istanbul menjadi tuan rumah putaran kedua perundingan Russia-Ukraina pada Senin, setelah putaran pertama 16 Mei. Kali ini, kedua belah pihak sepakat untuk menukar lebih banyak tawanan perang--dengan fokus pada yang termuda dan paling parah terluka--serta mengembalikan jenazah 12.000 tentara yang telah tewas dalam konflik bersenjata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.