Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gantikan Kantong Plastik, Produk Kerajinan Bambu Kembali Dicari

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gantikan Kantong Plastik, Produk Kerajinan Bambu Kembali Dicari Doc: ANTARA
Ket. Perajin bambu di Lingkungan Papring, Desa/ Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI – Produk kerajinan berbahan baku bambu di Lingkungan Papring, Desa/Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bergairah kembali seiring kebijakan pemerintah daerah setempat membatasi penggunaan kantong plastik.

Salah seorang tokoh di Lingkungan Papring, Widie Nurmahmmudy, di Banyuwangi, Selasa (03/6), mengemukakan bahwa permintaan produk kerajinan bambu menggantikan kantong plastik mulai meningkat kembali.

"Harus diakui kebijakan pembatasan kantong plastik dari Bupati Ipuk Fiestiandani membuat produk kerajinan bambu di kampung kami bergairah kembali," ujarnya.

Widie mengungkapkan menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, salah satu kerajinan yang saat ini diminati adalah wadah dari anyaman bambu alias besek untuk menggantikan kantong plastik sebagai wadah daging kurban.

Ia menyebutkan sebulan menjelang Idul Adha seperti saat ini permintaan kerajinan besek meningkat, dan bahkan warga bisa membuat antara 5 ribu hingga 7 ribu besek dalam sebulan.

"Permintaan yang tinggi, membuat harga besek juga turut terpengaruh, harga besek seragam meski ukuran yang dibuat berbeda-beda, kini beda ukuran, beda pula harganya, yakni kisaran harganya sekitar Rp2.500 hingga Rp3.000 per satuan," kata Widie.

Salah seorang perajin kerajinan bambu, Mairoh, menyampaikan tingginya permintaan pasar selama sebulan terakhir, dan ia bisa menyelesaikan pembuatan puluhan biji besek dalam sehari.

"Sehari bisa 30 sampai 50 besek, dan itu sudah ada yang membelinya, jadi tidak bingung menjualnya," katanya.

Lingkungan Papring memang terkenal jadi sentra kerajinan bambu di Banyuwangi, sedangkan nama Papring sendiri merupakan akronim dari "panggonane pring" atau tempatnya pohon bambu.

Saat ini, sekitar hampir seluruh warga Lingkungan Papring atau sekitar 80 keluarga membuat produk berbahan bambu. Sekitar 20-an jenis kerajinan bambu yang dihasilkan dari kampung tersebut, mulai besek, tas dari bambu, dinding bambu atau gedek, capil, serta berbagai jenis bambu lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.