Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Grup Facebook Bertema Sesama Jenis Jadi Sorotan Diskominfo Provinsi Jawa Timur

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Grup Facebook Bertema Sesama Jenis Jadi Sorotan Diskominfo Provinsi Jawa Timur Doc: ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah
Ket. Tangkapan layar grup menyimpang bertema sesama jenis di Facebook.

SURABAYA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur (Jatim) melakukan verifikasi keberadaan sebuah grup di platform media sosial Facebook bertajuk “Gay Tuban Lamongan Bojonegoro” yang mencuat ke permukaan publik dan menjadi perbincangan luas.

Kepala Diskominfo Jatim Sherlita menyatakan pihaknya juga menganalisis jenis konten yang dibagikan di dalam grup menyimpang tersebut agar dapat diketahui langkah-langkah yang akan diambil berikutnya.

“Sesuai dengan kewenangan kami, kami membantu melakukan verifikasi keberadaan grup tersebut dan menganalisis jenis konten yang dibagikan di dalamnya,” kata Sherlita kepada ANTARA di Surabaya, Selasa.

Sherlita menuturkan verifikasi dan analisis perlu dilakukan untuk melihat dan mengetahui ada atau tidaknya konten pada grup tersebut yang melanggar Pedoman Komunitas Facebook, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), atau peraturan lainnya.

Ia menyebutkan beberapa konten yang dimaksud melanggar UU ITE dalam kasus ini antara lain terkait pornografi, perlindungan anak, ujaran kebencian, atau promosi aktivitas ilegal.

Nantinya, kata dia, apabila ditemukan ada konten yang melanggar peraturan perundang-undangan, maka Diskominfo Jatim akan berkoordinasi dan melaporkan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui kanal https://aduankonten.id.

Hal itu lantaran hanya Kementerian Komdigi RI yang memiliki otoritas untuk mengajukan permintaan pemblokiran (take down) konten atau akun kepada pihak penyelenggara sistem elektronik yang dalam hal ini adalah Facebook/Meta.

Selanjutnya Diskominfo Jatim juga mengkoordinasikan temuan tersebut dengan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu Diskominfo Jatim secara berkelanjutan akan terus melakukan upaya edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai penggunaan internet yang sehat, aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Edukasi dan literasi digital kepada masyarakat ini salah satunya memberikan informasi bahwa masyarakat dapat melaporkan konten negatif melalui kanal-kanal resmi yang disediakan oleh Kementerian Komdigi RI.

“Diskominfo Jatim menaruh perhatian terhadap informasi mengenai adanya grup Facebook dengan identitas Gay Tuban-Lamongan-Bojonegoro yang memiliki jumlah anggota cukup signifikan tersebut,” kata Sherlita.

Sebagai informasi grup Facebook menyimpang Gay Tuban Lamongan Bojonegoro telah ada sejak tiga tahun lalu dengan pengikut hingga kini mencapai lebih dari 11 ribu anggota.

Berdasarkan pantauan ANTARA, grup menyimpang di Facebook itu pada awalnya bersifat tertutup, sehingga perlu persetujuan admin untuk bergabung. Namun saat ini grup tersebut bebas diakses oleh masyarakat umum. Bahkan banyak masyarakat yang memberikan komen hujatan dalam forum tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.