Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peninjauan Proyek Bendungan Pencegah Banjir Demak-Grobogan oleh Wagub Jateng

📅 Senin, 02 Jun 2025, 19:35 WIB | Oleh:
Peninjauan Proyek Bendungan Pencegah Banjir Demak-Grobogan oleh Wagub Jateng Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin meninjau langsung pembangunan Bendungan Jragung di Dusun Kedungglatik, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (2/6/2025).

Semarang - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin meninjau langsung pembangunan Bendungan Jragung di Dusun Kedungglatik, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, karena dinilai mampu mencegah terjadinya banjir yang terjadi Kabupaten Demak dan Grobogan.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Taj Yasin didampingi Wakil Bupati Semarang, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari provinsi Jateng maupun Kabupaten Semarang.

Taj Yasin mengatakan pembangunan bendungan ini menjadi perhatian serius Pemprov Jateng. Saat ini progres proyek strategis nasional tersebut telah mencapai 85 persen.

"Harusnya sudah 95 persen, tetapi tahun ini BMKG menyebut kita mengalami kemarau basah. Di bagian inti bendungan, kalau hujan dua hari saja, perlu 4–5 hari untuk pengeringan. Jadi satu minggu kadang hanya bisa kerja dua hari efektif," ujarnya.

Nilai proyek bendungan yang dibangun sejak 2021 ini mencapai Rp3 triliun yang didanai dari APBN. Pembangunannya diprediksi baru rampung pada Mei 2026.

Proyek ini dikerjakan dalam tiga paket oleh konsorsium BUMN, meliputi PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, hingga PT Brantas Abipraya.

Taj Yasin menambahkan Bendungan Jragung punya peran vital mulai dari pengendalian banjir, irigasi, hingga energi terbarukan.

"Pembangunan bendungan tersebut dapat menjadi pengendali banjir untuk wilayah hilir seperti Kota Semarang, Kabupaten Demak, serta Grobogan," ujarnya.

Selain itu, imbuh dia, juga mampu menjadi penyedia air baku 1.000 liter/detik untuk Kota Semarang, Grobogan, dan Demak, irigasi untuk 4.528 hektare sawah di Grobogan dan Demak. Bahkan memiliki potensi energi hijau yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 90 MW dan PLTMH 1,4 MW.

"Kita harus bareng-bareng mengawal ini," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan Kementerian Pertanian (Kementan), agar potensi pertanian yang muncul dari proyek ini bisa dimaksimalkan. Rencananya proses pengisian air (impounding) dilakukan awal 2026 agar jaringan irigasi bisa segera difungsikan.

Dalam kunjungan tersebut dilakukan juga penanaman pohon buah, seperti durian dan mangga, di kawasan hulu. Langkah ini dianggap penting sebagai penguat tanah sekaligus upaya pencegahan banjir dan longsor.

"Kita ajak petani mulai menanam tanaman yang lebih ramah terhadap kontur tanah," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.