Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Ekonomi NTB Deflasi 0,58 Persen Pada Mei 2025

📅 Senin, 02 Jun 2025, 17:58 WIB | Oleh:
BPS: Ekonomi NTB Deflasi 0,58 Persen Pada Mei 2025 Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Kepala BPS NTB Wahyudin.

MATARAM - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kondisi perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB) secara bulan ke bulan pada Mei 2025 mengalami deflasi sebesar 0,58 persen akibat harga komoditas pertanian yang menurun.

"NTB termasuk 31 provinsi yang mengalami deflasi, tapi NTB bukan yang terdalam. Deflasi NTB minus 0,58 persen," kata Kepala BPS NTB Wahyudin di Mataram, Senin.

Wahyudin mengungkapkan kondisi itu dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menyumbang laju pertumbuhan minus 1,77 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,65 persen.

Penurunan harga komoditas pertanian berupa cabai rawit memiliki andil terhadap deflasi sebesar 0,37 persen, bawang merah 0,17 persen, cabai merah 0,07 persen, beras 0,05 persen, dan jeruk 0,03 persen.

"Beberapa daerah masih mengalami musim panen, sehingga produksi melimpah," ujar Wahyudin.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa inflasi secara tahun kalender di Nusa Tenggara Barat tercatat sebesar 0,98 persen, sedangkan laju inflasi tahun ke tahun mencapai 1,63 persen.

Target inflasi secara nasional termasuk Nusa Tenggara Barat tahun ini sebesar 2,50 persen +- 1 persen yang berarti rentang 1,50 persen hingga 3,50 persen.

"Sekarang bulan Mei, inflasi Nusa Tenggara Barat sekitar 1,63 persen," ucap Wahyudin.

Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB menyatakan bahwa panen raya masih berlangsung di beberapa kawasan pertanian di Nusa Tenggara Barat yang membuat komoditas mengalami penurunan harga.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Taufieq Hidayat menuturkan harga cabai rawit yang saat awal tahun sempat menyentuh Rp200 ribu per kilogram kini mulai menuju ke harga normal sekitar Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram.

"Produksi lagi naik di pasar dan di tempat lain juga terisi," kata Taufieq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.