Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat di Jateng Terus Disiapkan untuk Operasional Juli 2025

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 21:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Rakyat di Jateng Terus Disiapkan untuk Operasional Juli 2025 Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan paparan mengenai Sekolah Rakyat di Wonosobo, Minggu (1/6/2025).  

WONOSOBO – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, mengatakan Sekolah Rakyat di Jateng saat ini terus disiapkan untuk operasional pada Juli 2025.

"Untuk mendampingi keberadaan Sekolah Rakyat, Pemprov Jateng juga memiliki program sekolah kemitraan yang menggandeng SMA/SMK swasta," kata Ahmad Luthfi di Wonosobo, Minggu (01/6).

Menurut dia, keberadaan Sekolah Rakyat maupun program sekolah kemitraan itu dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan menekan angka kemiskinan.

"Penyiapan sarana Sekolah Rakyat sebagaimana program pemerintah pusat sudah dilakukan. Masing-masing kabupaten sudah mengajukan dan sudah dilakukan verifikasi," katanya saat mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja di Kabupaten Wonosobo.

Ia mengatakan sekolah kemitraan dapat menampung sekitar 5.000 peserta didik dari keluarga miskin, miskin ekstrem, dan anak tidak sekolah atau putus sekolah.

Sebelumnya, Pemprov Jateng juga sudah memiliki SMK Jateng di beberapa lokasi yang juga diprioritaskan untuk anak dari keluarga miskin.

"Tahun ini sudah ada 5.000 anak-anak usia sekolah jenjang SMA yang putus sekolah sudah kita tempatkan di SMA swasta yang menjalin kemitraan dengan kita. Ini kita laksanakan secara bersama-sama," katanya.

Di Jawa Tengah, Sekolah Rakyat yang sudah tanda tangan kontrak antara lain Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sentra Terpadu Prof Soeharso Solo, Sentra Satria Baturaden, Sentra Antasena Magelang, dan Sentra Margo Laras Pati. Pada Juli 2025 nanti, ditargetkan sudah bisa operasional.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyongsong 100 tahun Indonesia pada 2045.

Sekolah Rakyat akan menyisir anak-anak dari keluarga tidak mampu yang miskin dan miskin ekstrem. Selain itu, juga anak-anak yang berpotensi putus sekolah atau yang sekarang sudah tidak melanjutkan sekolah.

"Ini yang menjadi sasaran utama dan setiap kementerian sudah punya tugas sesuai inpres. Gubernur dan bupati/wali kota juga punya tugas khusus dari presiden," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.