PSG Juara Liga Champions, Ribuan Pendukung Penuhi Jalanan Paris
📅 Minggu, 01 Jun 2025, 10:13 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: si.com
PARIS - Ribuan pendukung Paris Saint-Germain turun ke jalan-jalan di ibu kota Prancis pada hari Sabtu (31/5) untuk merayakan kemenangan klub mereka di final Liga Champions.
Namun arak-arakan itu berujung rusuh, hampir 300 orang ditangkap setelah bentrok dengan polisi.
Mayoritas penggemar merayakan dengan damai, tetapi polisi Paris mengatakan perkelahian terjadi di dekat jalan Champs-Elysees kota itu dan stadion PSG Parc des Princes, tempat 48.000 orang menyaksikan kemenangan 5-0 melawan Inter Milan di Munich di layar lebar.
Sebagian besar dari hampir 300 orang yang ditahan diduga memiliki kembang api dan menyebabkan kekacauan, kata polisi Paris.
Wartawan AFP melihat polisi menggunakan meriam air untuk menghentikan kerumunan yang mencapai Arc de Triomphe.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Para pembuat onar di Champs-Elysees ingin menciptakan insiden dan berulang kali melakukan kontak dengan polisi dengan melemparkan kembang api besar dan benda-benda lainnya," kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Di luar Paris, polisi mengatakan sebuah mobil melaju kencang ke arah penggemar yang merayakan kemenangan PSG di Grenoble di tenggara Prancis, menyebabkan empat orang terluka, dua di antaranya luka serius.
Semua yang terluka berasal dari keluarga yang sama, kata polisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengemudi menyerahkan diri ke polisi dan ditahan.
Seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan diyakini pengemudi tidak bertindak dengan sengaja.
Di Paris, sebagian besar penggemar menunjukkan kegembiraan mereka dengan bernyanyi dan menari di jalan-jalan, dengan mobil membunyikan klakson, setelah tim mereka memenangkan hadiah terbesar dalam sepak bola klub Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Seorang pendukung PSG berusia 20 tahun, Clement, berkata: "Ini sangat bagus dan sangat pantas! Kami memiliki lagu yang bercerita tentang perjuangan kami dan itu tidak selalu mudah.
"Tetapi kami mendapatkan kembali kepercayaan kami tahun ini dengan tim tanpa bintang. Mereka adalah 11 orang yang bermain untuk satu sama lain."
Kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan ia akan menjamu para pemain pemenang pada hari Minggu untuk memberi selamat kepada mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!