IKN Bersiap Lengkap, Istana Wapres Masuk Hitungan Mundur
📅 Kamis, 29 Mei 2025, 20:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa.
PENAJAM PASER UTARA - Ibu Kota Nusantara (IKN) bertujuan untuk mengurangi konsentrasi pembangunan di Pulau Jawa, yang selama ini menjadi pusat ekonomi dan populasi Indonesia. Dengan adanya IKN, pembangunan diharapkan akan lebih merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah timur.
Proyek IKN diyakini akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan sektor konstruksi, dan mendatangkan investasi dari dalam dan luar negeri. IKN juga diharapkan menjadi pusat gravitasi ekonomi baru, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tengah dan timur Indonesia.
Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan proyek-proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan rampung pada akhir tahun 2025 ini adalah pembangunan Istana Wakil Presiden untuk tahap I.
“Rumah Wapres (Istana Wapres), kantor dan fasilitas lainnya selesai di Desember 2025 ini,” kata Gubernur Rudy Mas'ud didampingi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, di Tower ASN IKN, Rabu (28/5).
Pada kesempatan itu Gubernur Kaltim ikut mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan proyek-proyek strategis IKN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur menjelaskan Istana Wapres berkonsep Huma Betang Umai atau Rumah Panjang Ibu (bahasa Dayak), memiliki luas lahan 148,417 m2 (14,8 ha) dengan luas bangunan 32.061 m2 senilai Rp 1,457 triliun.
“Kacanya sudah akan dipasang. Hampir rampung," jelas Gubernur Kaltim.
Fasilitas IKN lainnya yang akan rampung pada 2025 ini adalah jalan tol dan rumah sakit, gedung legislatif dan kantor OIKN.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tahun ini akan banyak kejutan di IKN,” ujar Gubernur.
Gubernur Kaltim berharap penyelesaian pembangunan Istana Wapres akan memacu percepatan pembangunan fasilitas IKN lainnya.
“Dua tahun ke depan IKN sudah siap dan Bapak Presiden Prabowo tahun 2028 bisa berkantor di sini,” kata Gubernur Kaltim.
Beberapa proyek yang ditinjau Wapres Gibran di antaranya proyek tol km.58, RS Abdi Waluyo, RS Hermina, Universitas Guna Dharma dan Tower ASN.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!