Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin 'Ground Breaking' Pembangunan Istana Wapres di IKN

📅 Senin, 12 Agu 2024, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ma'ruf Amin 'Ground Breaking' Pembangunan Istana Wapres di IKN Doc: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
Ket. Wapres Ma'ruf Amin dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).

IKN - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan peletakan batu pertama proyek pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (12/8).

Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan pembangunan Istana Wapres IKN langkah penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia maju.

"Pada hari ini, kita bersyukur dapat menjadi saksi sejarah pembangunan negeri kita. Pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN adalah sebuah langkah penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," ujar Wapres Ma'ruf.

Wapres menyampaikan pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN memiliki arti strategis. Selain menjadi kebanggaan karena merupakan karya anak bangsa, bangunan Istana Wapres nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu pusat aktivitas kenegaraan yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan pelayanan publik.

Lebih dari itu, kata Wapres, istana tersebut harus menjadi sumbu perubahan dan tempat lahirnya berbagai kebijakan penting yang menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia.

"Acara groundbreaking Istana Wakil Presiden hari ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian peletakan batu pertama investor tahap ketujuh di IKN dan direncanakan dapat selesai sebelum Upacara HUT RI tahun 2025," kata Wapres.

Pada kesempatan itu, Wapres Ma'ruf menyampaikan beberapa pesan yang perlu menjadi perhatian bersama dalam pembangunan Istana Wapres.

Pertama, pembangunan Istana Wakil Presiden harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan dengan memastikan setiap tahap pembangunan dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan agar meminimalkan kerusakan alam dan mendukung efisiensi energi.

"Aplikasikan teknologi hijau melalui penggunaan material yang berkelanjutan sehingga istana yang dibangun tidak hanya bagus secara fisik, tetapi juga harmonis dengan alam sekitar," jelas Wapres.

Dia juga mendorong pelibatan masyarakat lokal dalam berbagai aspek pembangunan agar meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, sekaligus menjunjung nilai-nilai dan budaya lokal.

Kedua, pembangunan harus dilakukan dengan kualitas dan standar yang tinggi.

Pembangunan Istana Wakil Presiden dan infrastruktur lain di IKN, menurutnya, tidak boleh berkompromi dalam hal kualitas, baik dari segi material, konstruksi, maupun desain.

"Pastikan bahwa bangunan ini tidak hanya baik secara estetika, tetapi juga kokoh dan memiliki keamanan yang cukup," ucapnya.

Dia menekankan proses konstruksi harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi semua aturan sehingga diperlukan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

Ketiga, Wapres meminta pihak terkait memperhatikan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan.

Wapres menekankan agar setiap langkah dalam proses pembangunan Istana Wapres harus dilakukan dengan penuh keterbukaan, baik dalam hal penggunaan anggaran, pemilihan mitra kerja, maupun dalam proses pengambilan keputusan.

"Saya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga integritas dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pastikan bahwa proyek ini bebas dari segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan," jelasnya.

Wapres menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR dan seluruh pihak yang telah berperan serta dalam proses perencanaan dan persiapan pembangunan Istana Wakil Presiden.

Dia berharap proyek ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan peluang kerja dan usaha, yang pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Selain itu, Wapres berdoa agar pembangunan Ibu Kota Nusantara, termasuk Istana Wakil Presiden dapat berjalan lancar dan tepat waktu, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masa depan bangsa dan negara.

"Akhirnya, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Proyek groundbreaking Istana Wakil Presiden di IKN, saya nyatakan resmi dimulai. Semoga Allah Swt senantiasa melimpahkan 'inayah-Nya serta meridhai setiap ikhtiar yang kita lakukan," ujar Wapres memanjatkan doa.

Direktur Jenderal Cipta Karya PUPR Diana Kusumastuti menjelaskan Istana Wapres dibangun di lahan seluas 14,8 hektare dengan total anggaran sebesar Rp1,4 triliun.

Pembangunan akan dimulai dari tahap satu meliputi bangunan istana dan kantor Wapres, kediaman Wapres, mes Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan bangunan penunjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.