Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Badan Geologi Peringatkan Potensi Longsor Susulan di Purwakarta

📅 Senin, 26 Mei 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Waspada! Badan Geologi Peringatkan Potensi Longsor Susulan di Purwakarta Doc: ANTARA/HO-Badan Geologi
Ket. Peta risiko tanah longsor atau pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (26/5).

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperingatkan potensi longsor susulan di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, sebagai dampak dari serangkaian peristiwa beberapa pekan terakhir.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di Jakarta, Senin (26/5), mengatakan bahwa sedikitnya sudah tiga kali longsor atau pergerakan tanah yang melanda Desa Pasirmunjul Purwakarta. Peristiwa terakhir yang terjadi pada 19 Mei 2025, dalam kategori rayapan dengan retakan di permukaan tanah dan bangunan.

Sebagaimana hasil analisis dan data sekunder dari tim Badan Geologi yang bertugas di lapangan menemukan bahwa lokasi terdampak bencana itu memang berada di dalam zona dengan kerentanan menengah - tinggi terhadap gerakan tanah.

“Berdampak cukup signifikan terhadap permukiman warga,” kata dia.

Badan Geologi mengkonfirmasi laporan dari BPBD Purwakarta ada sebanyak 41 rumah mengalami kerusakan ringan, lima rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.

Dia mengungkapkan bahwa meski pergerakan tanahnya lambat namun potensi merusak rumah warga tetap tinggi dan jangkauan bencananya meluas. Kondisi ini, diperburuk oleh morfologi daerah berupa perbukitan curam dan tanah pelapukan yang mudah jenuh air akibat curah hujan tinggi.

Untuk itu, Badan Geologi merekomendasikan agar warga Desa Pasirmunjul meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan, serta menghindari menggunakan bagian rumah yang rusak berat sebagai tempat beraktivitas.

"Relokasi dianjurkan apabila retakan berkembang dan mengarah ke permukiman," kata dia, seraya menambahkan bahwa rumah panggung dengan konstruksi ringan direkomendasikan sebagai solusi hunian jangka panjang di wilayah tersebut.

Badan Geologi dalam hal ini juga menekankan pentingnya sosialisasi kebencanaan serta pemantauan berkala terhadap perubahan kondisi geologis agar risiko bencana dapat ditekan seminimal mungkin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.