Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menelusuri Pesona Sungai Yangtze hingga Bendungan Tiga Ngarai

📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:35 WIB | Oleh:

Daerah ini dikenal dengan pemandangan perbukitan, ngarai yang dramatis, budaya kuno, dan jelajah wisata sungai yang unik.

Memang, panjang dan besarnya aliran Sungai Yangtze membutuhkan kerja sama semua pihak untuk merawat dan mencegah bencana di sungai tersebut.

Tercatat banjir terbesar di Sungai Yangtze terjadi pada 1931 yang disebut banjir terdahsyat dalam sejarah Tiongkok dan menyebabkan korban jiwa 145 ribu hingga 4 juta orang, termasuk akibat kelaparan dan penyakit. Wilayah yang terdampak mencapai 180 ribu km persegi dan sempat menenggelamkan kota-kota besar, seperti Wuhan, Nanjing dan Hankou.

Tidak kalah adalah banjir 1998 yang menelan korban jiwa hingga lebih dari 3.000 orang, menyebabkan sekitar 13 juta rumah hancur, 180 juta orang terdampak dan kerugian ekonomi hingga 24 miliar dolar AS.

Namun bencana pun memicu reformasi sistem pengelolaan air, termasuk pembangunan Bendungan Tiga Ngarai (Three Gorges Dam).

Bendungan Tiga Ngarai

Three Gorges Dam (Tiga Ngarai) terletak di Sandouping, Kota Yichang, Provinsi Hubei, di bagian tengah Ngarai Xiling di Sungai Yangtze yang membelah aliran air antara Chongqing di kanan hulu sungai dan kiri adalah muara sungai menuju Shanghai.

Konstruksi secara resmi dimulai pada 1994, sedangkan pembangunan penampungan air dan pembangkit listrik dimulai pada bulan Juni 2003. Seluruh proyek selesai pada 2009, sehingga butuh waktu 17 tahun untuk merampungkannya.

Bendungan memiliki panjang 2.309 meter, dengan ketinggian puncak 185 meter. Bagian atasnya sempit dengan lebar 22,6 meter dan bagian bawahnya lebar selebar 126 meter.

Proyek ini menggabungkan 28 juta meter kubik (37 juta yard kubik) beton dan 463.000 metrik ton baja ke dalam desainnya.

Ketinggian air normal adalah 145-175 meter, total kapasitas reservoir adalah 39,3 miliar meter kubik dan luas permukaan reservoir adalah 1.084 kilometer persegi, dengan kapasitas pengendalian banjir 21,15 miliar meter kubik.

Sebelum banjir musim panas tiba, pengelola akan menurunkan permukaan air waduk sekitar 30 meter, sehingga dapat menyediakan ruang yang relatif besar untuk menyimpan air saat hujan datang.

Bendungan juga punya spillway (saluran pelimpah) yang berfungsi untuk membuang kelebihan air dari waduk ke hilir secara terkendali agar tidak meluap dan merusak bendungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.