Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menelusuri Pesona Sungai Yangtze hingga Bendungan Tiga Ngarai

📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:35 WIB | Oleh:
Menelusuri Pesona Sungai Yangtze hingga Bendungan Tiga Ngarai Doc: Xinhua
Ket. Potret udara Sungai Yangtze

TIDAK ada yang membantah kalau Yangtze merupakan sungai terpanjang di Tiongkok. Nama "Yangtze" sendiri berasal dari Yangzi Jiang (???), sebutan lokal untuk bagian sungai dekat Yangzhou (Jiangsu), daerah hilir kali.

Pada abad ke-16, misionaris Italia Matteo Ricci keliru menganggap seluruh sungai bernama "Yangtze", padahal dalam bahasa Mandarin, hanya bagian hilir yang disebut "???", sementara nama resminya adalah "??" (Ji?ng) yang berarti "Sungai Panjang", tapi akhirnya nama Sungai Yangtze lah yang dikenal dunia internasional.

Sungai Yangtze juga adalah sungai terpanjang di Asia dan terpanjang ketiga di dunia, setelah Sungai Nil (Afrika) dan Sungai Amazon (Amerika Selatan) dengan panjang sekitar 6.397 kilometer (km).

Sungai Yangtze mengalir dari dataran tinggi Tibet di barat hingga bermuara di Laut Tiongkok Timur dan melintasi 11 provinsi, daerah otonom dan kotamadya di Tiongkok, yaitu Provinsi Qinghai sebagai sumber mata air di Dataran Tinggi Tibet, kemudian Daerah Otonom Tibet (Xizang), selanjutnya turun ke Provinsi Yunnan.

Aliran sungai kemudian membelah Provinsi Sichuan, lalu kota megapolitan Chongqing, mengalir menuju Provinsi Hubei dengan Bendungan Three Gorges, berlanjut ke Hunan, Jiangxi, Anhui yang melewati wilayah pertanian subur, lalu memasuki Provinsi Jiangsu sebelum akhirnya bermuara di kota metropolitan Shanghai di pesisir Laut Tiongkok Timur.

Sungai Yangtze membawa volume air yang sangat besar. Di daerah hulu, aliran rata-rata melebihi 70.000 kaki kubik (1.980 meter kubik) per detik. Setelah aliran masuk dari anak sungai besar pertama—Sungai Yalong—volume di Yangtze meningkat tajam, mendekati rata-rata 194.000 kaki kubik (5.500 kaki kubik) meter per detik.

Lebih jauh ke hilir, Sungai Yangtze memiliki banyak anak sungai, dan volumenya berangsur-angsur meningkat.

20250526155039_IMG_0531.jpeg

Pemandangan di sungai Daning, anak sungai Yangtze di kabupaten Yushan, Chongqing, Tiongkok. (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Sebelum selesainya Bendungan Tiga Ngarai, debitnya mencapai 529.000 kaki kubik (15.000 meter kubik) per detik di ujung wilayah Tiga Ngarai, 847.000 kaki kubik (24.000 meter kubik) per detik di Wuhan, dan sekitar 1.100.000 meter kubik (31.100 meter kubik) per detik di muaranya.

Total volume yang masuk ke laut setiap tahunnya kira-kira 235 mil kubik (979 km kubik), menduduki peringkat ketiga dalam volume aliran setelah Sungai Amazon dan Kongo. Jumlah tersebut telah sedikit menurun sejak selesainya bendungan pada tahun 2006.

Salah satu lokasi untuk menikmati keindahan Sungai Yangtze adalah Kabupaten Wushan, di kota adminstratif Chongqing, bagian barat daya Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.