Jaksel beri pedoman bagi panitia kurban agar hewan tak sakit
📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:00 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Jakarta -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memberikan pedoman bagi panitia kurban agar hewan tak sakit dan sesuai syariat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha 2025 atau 1446 Hijriah.
"Kita harap pemotongan hewan kurban sesuai dengan syariat Islam dan memperhatikan segi kesehatan sesuai aturan yang berlaku," kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono saat sosialisasi pemotongan hewan kurban yang halal dan ramah lingkungan sekaligus pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban, di Jakarta, Senin.
Dia berharap kegiatan ini bisa mengantisipasi hewan terkena penyakit seperti antraks, penyakit mulut dan kuku, serta zoonosis yang membahayakan.
"Pemilik peternakan bisa mengecek pemotongan hewan tersebut. Apakah hatinya atau dagingnya usai dipotong terkena penyakit atau tidak," ucapnya.
Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Siti Halimah menambahkan kegiatan ini untuk menekan penyebaran penyakit pada hewan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Memberikan jaminan keamanan dan kesehatan daging kurban serta mengurangi cemaran limbah hasil pemotongan kurban," ucap Halimah.
Berdasarkan data pada tahun 2024, jumlah hewan yang dipotong sebanyak 23.910 ekor dan jumlah tempat pemotongan sebanyak 1.255 titik pemotongan.
Sosialisasi dilaksanakan luring dan daring yang diikuti 110 peserta terdiri dari panitia hewan kurban atau Dewan Masjid Indonesia, perwakilan kecamatan dan petugas KPKP Jakarta Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, ada juga penyerahan bantuan untuk panitia hewan kurban dari Baznas DKI dan Bank DKI berupa pisau sembelih dan terpal.
Serta pelepasan petugas di lapangan sebanyak 118 orang dari Sudin KPKP Jakarta Selatan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Kementerian Pertanian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!