Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilirisasi Perikanan Tingkatkan Nilai Tambah dan Cegah Eksploitasi

📅 Senin, 26 Mei 2025, 20:09 WIB | Oleh:
Hilirisasi Perikanan Tingkatkan Nilai Tambah dan Cegah Eksploitasi Doc: ANTARA/Andri Saputra
Ket. Sejumlah pekerja membersihkan ikan cakalang untuk dibekukan ke dalam ruangan pendingin (cold storage) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Dufa-Dufa, Ternate, Maluku Utara, Selasa (28/1).

JAKARTA - Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Perikanan Indonesia (KPPMPI) menekankan pentingnya hilirisasi sektor perikanan untuk meningkatkan nilai tambah dan mencegah eksploitasi berlebih di sektor tersebut.

"Penambahan nilai produk sebagai bagian dari hilirisasi sektor perikanan penting adanya. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai sekaligus mencegah eksploitasi yang berlebihan," kata Ketua KPPMPI Hendra Wiguna dalam keterangan resmi, di Jakarta, Senin (26/5).

Menurut Hendra, kendati sektor perikanan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui, pemanfaatannya harus dilakukan secara bertanggungjawab.

Oleh karena itu, pemerintah perlu menyiapkan sumber daya terampil untuk mempermudah laju hilirisasi sektor perikanan.

Untuk menyukseskan hilirisasi sektor perikanan, Hendra menyebut sarana pendidikan bagi pemuda jadi salah satu kunci untuk mendukung pengembangan ekosistem tersebut.

Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memiliki lima Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) dan 11 perguruan tinggi berupa politeknik dan akademi yang merekrut sekitar 2.000 taruna setiap tahunnya.

"Namun, rasanya belum cukup mengingat potensi sumber daya perikanan yang kita miliki serta agenda hilirisasi yang dicanangkan," imbuhnya.

Di sisi lain, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, penyiapan sumber daya unggul di sektor perikanan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah formal. 

Ia mengusulkan agar penyiapan SDM bisa dilakukan lewat mata pelajaran khusus mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

"Utamanya bagi sekolah-sekolah yang berada di pesisir dan pulau-pulau kecil," katanya.

Permintaan produk perikanan di pasar global, lanjut Hendra, juga diprediksi akan terus meningkat sehingga penambahan nilai produk perikanan perlu dilakukan.

"Dengan demikian, akan ada penyerapan tenaga kerja yang signifikan terutama bagi pemuda angkatan kerja," katanya.

Tren positif
Data yang dihimpun Antara menyebutkan, tren pertumbuhan ekspor perikanan Indonesia selama lima tahun terakhir (2018–2023) menunjukkan kinerja yang positif dan konsisten surplus.

Berikut, rincian nilai ekspor per tahun yakni pada 2018 sebesar 4,86 miliar dollar AS, 2019 (4,94 miliar dollar AS), 2020 (5,21 miliar dollar AS), 2021 (5,72 miliar dollar AS), 2022 (6,24 miliar dollar AS) atau tertinggi dalam periode ini dan 2023 (5,63 miliar dollar AS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.