Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakil Ketua MPR Tekankan Penguatan Pendidikan Vokasi

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakil Ketua MPR Tekankan Penguatan Pendidikan Vokasi Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat seminar Perempuan sebagai Ujung Tombak Pemberdayaan dalam Mengatasi Kemiskinan dengan Hidup Sehat di Jakarta, Sabtu (3/5).

Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat menyarankan peningkatan akses dan relevansi pendidikan vokasi untuk memenuhi kebutuhan industri dalam upaya mengakselerasi pencapaian sejumlah program pembangunan, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

"Kebutuhan akan sekolah vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha sangat mendesak. Apalagi Pemerintah sedang berupaya meningkatkan pembangunan di sejumlah sektor," kata legislator yang kerap disapa Rerie itu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/5).

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatat pada akhir tahun 2024, jumlah mahasiswa vokasi di Indonesia hanya sekitar 8 persen dari total mahasiswa yang ada.

Sementara di negara maju, seperti Jerman dan China, jumlah mahasiswa vokasi masing-masing mencapai 49,5 persen dan 50 persen dari jumlah mahasiswa di negara itu.

Padahal, kata Rerie, program Astacita yang dicanangkan Pemerintah Indonesia, antara lain menargetkan pemerataan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan pembangunan di berbagai desa.

Menurut dia, realisasi sejumlah program tersebut akan sangat bergantung pada ketersediaan tenaga terampil dan siap pakai yang dihasilkan pada pendidikan vokasi.

Untuk itu, Rerie berpendapat bahwa relatif rendahnya jumlah mahasiswa vokasi di Indonesia merupakan tantangan yang harus segera dijawab dalam menghadapi peningkatan target pembangunan dan perkembangan dunia usaha saat ini.

Dia juga mengatakan agar berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan mencetak tenaga terampil dan memiliki kompetensi harus terus dilakukan.

"Upaya dimaksud antara lain dengan meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan vokasi yang mendukung pembelajaran yang efektif dan relevan," tuturnya.

Selain itu, menciptakan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan dunia usaha tak kalah penting, agar pendidikan vokasi menghasilkan sumber daya manusia (SDM) dengan standar kompetensi yang tepat.

Rerie berharap dengan dukungan semua pihak, pendidikan vokasi di Tanah Air dapat melahirkan SDM yang berkualitas dan produktif serta mampu berkontribusi lebih luas lagi dalam pencapaian berbagai target pembangunan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.