Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Maluku Maksimalkan Tiga WPP Hasilkan Tuna Terbaik untuk Ekspor

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Pemprov Maluku Maksimalkan Tiga WPP Hasilkan Tuna Terbaik untuk Ekspor Doc: Antara

Ambon - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memaksimalkan potensi tiga wilayah pengelola perikanan (WPP) guna menghasilkan komoditas tuna terbaik yang bisa memenuhi ekspor di pasar internasional.

"Memaksimalkan potensi sumber daya perikanan di Provinsi Maluku, khususnya ikan tuna, tersebar pada tiga WPP yaitu WPP 714 Laut Banda, WPP 715 Laut Seram dan WPP 718 Laut Aru," kata Sekda Maluku Sadali Ie di Ambon, Minggu.

Sekda menjelaskan tiga WPP ini merupakan wilayah potensi produksi tuna nasional, dan telah dimasukkan dalam rencana nasional pengelolaan perikanan jenis tuna, cakalang dan tongkol, berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 107/KEPMEN-KP/2015 yang telah diselaraskan dengan RPJMN 2025-2029.

“Jenis tuna yang dominan adalah tuna sirip kuning atau yellow fin tuna, yang selama ini masih ditangkap secara tradisional menggunakan alat pancing nelayan skala kecil dan kualitasnya mampu bersaing ketat di pasar internasional,” ujar dia.

Ia memaparkan, beberapa upaya dilakukan dalam memaksimalkan produksi tuna pada WPP 714 adalah dengan meningkatkan kapasitas nelayan, memperbaiki infrastruktur pendaratan ikan, dan meningkatkan pengawasan terhadap penangkapan ikan ilegal.

Kemudian untuk mengoptimalkan perikanan tuna di WPP 715 dengan meningkatkan penelitian dan pengembangan teknologi penangkapan ikan, serta meningkatkan kerja sama antara nelayan dan industri pengolahan ikan.

Pada WPP 718 untuk memaksimalkan produksinya dapat dilakukan dengan meningkatkan infrastruktur pendukung, seperti pelabuhan perikanan dan fasilitas pengolahan ikan, serta meningkatkan pengawasan terhadap penangkapan ikan ilegal.

Pemerintah Provinsi Maluku saat ini dalam memaksimalkan produksi perikanan dengan mewujudkan program pembangunan pelabuhan terpadu Maluku yang kini telah masuk dalam satu dari tiga proyek strategis nasional di daerah itu.

Pelabuhan Terpadu Maluku, juga dikenal sebagai Maluku Integrated Port, adalah konsep pembangunan pelabuhan yang terintegrasi di Provinsi Maluku. Pelabuhan ini dirancang untuk mendukung kegiatan industri, distribusi, perdagangan, dan pengelolaan logistik secara terintegrasi, serta mendukung aktivitas bongkar muat barang.

Menurut Sekda, dengan dibangunnya pelabuhan terpadu ini diharapkan dapat meningkatkan minat produksi tuna dari Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.