Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenpar: Bengkulu Miliki Kekuatan Sejarah Kembangkan Sektor Pariwisata

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 09:52 WIB | Oleh:
Wamenpar: Bengkulu Miliki Kekuatan Sejarah Kembangkan Sektor Pariwisata Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi nilai sejarah

BENGKULU - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengatakan Provinsi Bengkulu memiliki kekuatan sejarah yang daerah lain tidak punya dan bisa dikembangkan sebagai ciri khas dari destinasi wisata provinsi berjuluk Bumi Merah Putih.

"Saya juga tadi sempat ke Benteng Marlborough, saya melihat pantai panjang, Rumah Pengasingan Bung Karno, Rumah Ibu Fatmawati. Saya melihat apa, saya melihat ada satu peluang pariwisata yang tidak dimiliki oleh tempat lain," kata Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa di Bengkulu, Minggu (6/7).

Sejarah yang melekat di Bengkulu tidak main-main dan begitu kuat, hal itu pula yang membuat Bengkulu sangat potensial mengembangkan wisata sejarah untuk dikemas lebih menarik bagi kunjungan wisatawan domestik maupun internasional.

"Ada jejak kemerdekaan di tempat ini, ini yang kemudian perlu untuk terus kita suarakan, terus kita bangkitkan begitu, sehingga Bengkulu menjadi destinasi wisata sejarah," katanya.

Ni Luh Puspa menceritakan pengalamannya berkesempatan melihat destinasi-destinasi wisata sejarah di Provinsi Bengkulu di sela kunjungannya pada gelaran penutupan Festival Tabut Bengkulu 2025.

"Saya baru pertama kali ke Bengkulu, dan saya sudah sempat berkunjung ke beberapa destinasi. Pertama tentu saja karena Bengkulu ini adalah tempat lahir besar seorang Ibu Negara, Ibu Fatmawati, tadi saya berkunjung ke Rumah Ibu Fatmawati," ujar dia.

Menurut dia, sosok Fatmawati Soekarno memiliki peranan penting dalam periode perjuangan kemerdekaan RI, serta juga menjadi tokoh perempuan yang dapat menjadi teladan serta panutan kaum perempuan saat ini.

"Saya melihat bagaimana seorang perempuan yang luar biasa sekali, beliau perempuan yang sangat anggun, cerdas dan menjadi model, 'role model' bagi kami perempuan Indonesia," ucapnya.

Ni Luh Puspa juga melihat rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu, kemudian juga berkunjung ke benteng terbesar yang pernah dibangun Inggris di Asia Tenggara, Benteng Marlborough.

"Saya juga berkunjung ke rumah pengasingan dari Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia dan melihat bagaimana kemerdekaan itu diperjuangkan di tempat itu, di Bengkulu ini. Jadi luar biasa sekali wisata sejarah dari Bengkulu ini," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Asosiasi Ojol Tolak Status ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.