DPRD DKI Jakarta Minta Rute Baru Transjabodetabek Disosialisasikan secara Masif
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 01:10 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Reza Pratama Putra
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, menyambut positif pembukaan layanan baru Transjabodetabek rute PIK 2–Blok M atau T31.
Ia berharap, kehadiran rute ini dapat menjadi alternatif transportasi warga, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi yang berdampak kemacetan.
Menurut Wahyu, keberadaan rute baru ini perlu disosialisasikan secara masif agar masyarakat lebih sadar dan tertarik untuk beralih ke transportasi umum.
"Terkait jaringan layanan yang baru dibuka, ada baiknya disosialisasikan terus keberadaannya serta dilengkapi dengan fasilitas serta petunjuk bagi para penggunanya, sehingga keberadaannya benar-benar diketahui dan dirasakan oleh masyarakat pada koridor-koridor yang dilaluinya," ujar dia, Kamis (22/5).
Ia juga mendorong keterlibatan aktif jajaran pemerintah daerah, mulai dari wali kota hingga lurah, dalam menyosialisasikan layanan ini. Dengan begitu, rute baru tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh para pekerja, tapi juga menarik digunakan sepanjang hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di samping sosialisasi melalui medsos sebagaimana yang lazim digunakan sekarang ini, sekaligus bisa memperkenalkan keberadaan objek-objek yang menarik pada koridor-koridor tersebut," tutur dia.
Wahyu juga turut menekankan pentingnya evaluasi berkala oleh PT Transjakarta terhadap operasional rute baru ini agar pelayanan yang diberikan maksimal.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta lainnya, Muhammad Al Fatih juga menyambut baik peresmian rute PIK 2–Blok M. Ia menilai, kebijakan ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI dalam mengatasi kemacetan dan menurunkan emisi karbon di kawasan aglomerasi Jakarta dan sekitarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya memandang bahwa kebijakan ini sejalan dengan konsep aglomerasi Pulau Jawa, di mana keterhubungan antarwilayah menjadi kunci dalam membangun sistem transportasi yang efisien dan terintegrasi. Jakarta, sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional, memang tidak bisa berdiri sendiri," ucap dia.
Ke depan, Al Fatih mendorong Pemprov DKI terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah sekitar dan pemerintah pusat, baik dalam hal perencanaan rute, integrasi moda, maupun skema subsidi.
"Harapannya, masyarakat memiliki pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien, serta mendorong peralihan nyata dari kendaraan pribadi ke transportasi umum," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!