Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD OKU Selatan minta warga waspada longsor

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 15:35 WIB | Oleh:
BPBD OKU Selatan minta warga waspada longsor Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Personel BPBD OKU Selatan mengevakuasi tanah longsor di ruas jalan Desa Gunung Terang, Kecamatan Buay Sandang Aji pada Minggu (18/5) malam. KOMENTAR

Muaradua -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam, terutama tanah longsor.

"Khususnya tanah longsor yang sering terjadi di OKU Selatan sehingga harus diwaspadai bersama," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono di Muaradua, Jumat.

Dia mengatakan selama periode Januari-Mei 2025 tercatat sebanyak empat kali terjadi bencana tanah longsor yang menutup ruas jalan antar-desa di OKU Selatan.

Terakhir kali longsor akibat curah hujan tinggi terjadi di Desa Gunung Terang, Kecamatan Buay Sandang Aji, pada Minggu (18/5) malam, yang menutup ruas jalan penghubung di desa setempat hingga arus lalu lintas sempat lumpuh total.

"Kabupaten OKU Selatan merupakan daerah perbukitan yang rawan longsor," katanya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan longsor guna mengantisipasi korban jiwa.

"Berdasarkan hasil pemetaan mulai dari Kota Muaradua ke Kecamatan Buay Sandang Aji, dan Muaradua, menuju kawasan wisata Danau Ranau dipetakan rawan longsor," ungkap Heri Pramono.

Ia mengatakan sepanjang jalur tersebut merupakan daerah perbukitan dan dataran tinggi yang rawan longsor, sehingga para pengendara harus lebih waspada guna mengantisipasi korban jiwa.

Sebagai upaya penanggulangan, pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah daerah rawan longsor agar jika terjadi bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.

"Personel yang disiagakan ini untuk menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak bencana alam," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.