Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bencana Banjir dan Tanah Longsor Landa Banyumas, BPBD Lakukan Kajian terkait Penyebab dan Dampaknya

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 10:40 WIB | Oleh:
Bencana Banjir dan Tanah Longsor Landa Banyumas, BPBD Lakukan Kajian terkait Penyebab dan Dampaknya Doc: antara foto
Ket. Banjir di Prembun, Banyumas, Jateng.

PURWOKERTO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), melakukan kaji cepat terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Banyumas akibat hujan yang terjadi pada Kamis (22/5) siang hingga malam hari.

"Kejadian banjir hanya terjadi di Kecamatan Tambak, lokasinya ada di Desa Prembun dan Pesantren," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banyumas Andi Risdianto di Purwokerto, Banyumas, Jumat (23/5).

Kendati genangan air yang terjadi cukup tinggi, dia mengatakan banjir tersebut tidak sampai masuk rumah karena warga yang selama ini sering terdampak banjir telah telah meninggikan fondasi rumahnya.

Menurut dia, genangan banjir di Desa Prembun dan Pesantren telah surut sejak hari Jumat (23/5), pukul 00.00 WIB.

"Berdasarkan kaji cepat yang kami lakukan di lokasi kejadian tadi malam, beberapa hal kami temukan terkait penyebab maupun dampak, antara lain banjir tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Ijo dan Sungai Kecepak," katanya.

Selain itu, kata dia, di salah satu titik banjir terdapat pembangunan saluran irigasi yang masih dalam proses pengerjaan, sehingga menyebabkan masuknya aliran air dari Sungai Kecepak ke wilayah permukiman.

Menurut dia, pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas akan ke lokasi pembangunan saluran irigasi tersebut untuk mengecek pengerjaan konstruksinya.

"Selain banjir, di wilayah utara Kecamatan Tambak yang merupakan daerah perbukitan juga terjadi tanah longsor, yakni di Desa Watuagung," katanya.

Ia mengatakan tanah longsor tersebut dilaporkan merusak jembatan kayu yang baru dibuat oleh warga Grumbul Gedang Kulon, Desa Watuagung.

Menurut dia, kejadian tanah longsor juga terjadi di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, yang menimbun saluran irigasi dan sebagian ruas jalan kabupaten serta di Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, yang mengakibatkan satu rumah warga rusak ringan.

"Hari ini, tim dari BPBD Kabupaten Banyumas akan ke lokasi tanah longsor untuk melakukan kaji cepat dan mencari dampak-dampaknya termasuk kemungkinan dilakukan penanganan lebih lanjut," kata Andi.

Dalam kesempatan terpisah, Camat Tambak Ika Suprihatin mengatakan jembatan kayu (darurat, red.) yang mengalami kerusakan akibat tanah longsor.

Menurut dia, hujan lebat yang terjadi pada Kamis (22/5) siang hingga malam hari mengakibatkan sebagian tanah yang menjadi fondasi jembatan kayu itu ambrol atau longsor tergerus aliran air sungai kecil yang ada di bawahnya.

"Akibatnya, jembatan berukuran lebar 4,5 meter, panjang 4,5 meter,dan tinggi 2 meter tersebut hanya bisa dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda empat untuk sementara dialihkan melalui jalur lain," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.