Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanpa Antisipasi Dini, Pertumbuhan Ekonomi 2025 bisa Lebih Rendah dari Proyeksi

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Indonesia perlu mencari alternatif pasar untuk mengompensasi penurunan ekspor ke Amerika Serikat. Secara bersamaan, negosiasi menjadi penting dan tentu akan lebih strategis bila dilakukan secara kolektif bersama sejumlah negara lainnya,” jelas Aloysius.

Tak kalah penting, dia juga menyoroti perlunya pemulihan daya beli domestik, terutama kelas menengah, yang menurutnya terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran.

“Tidak mungkin berharap proyeksi pertumbuhan di kisaran 5 persen akan mudah dicapai jika efisiensi anggaran tetap berlangsung secara ketat seperti saat ini,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan perlunya redefinisi strategi anggaran negara. Menurutnya, efisiensi seharusnya tidak semata-mata berupa pemangkasan, tetapi lebih pada upaya meminimalkan kebocoran, pemborosan, dan alokasi yang tidak optimal.

“Belanja pemerintah mau tidak mau harus ditingkatkan, tetapi realisasinya harus disertai dengan langkah-langkah mencegah terjadinya hal-hal negatif tersebut,” tutupnya.

Rekannya, Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan bahwa tanpa antisipasi dini pertumbuhan ekonomi 2025 bisa lebih rendah dari proyeksi BI.

Revisi penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi BI ini papar dia sejalan dengan proyeksi lembaga lembaga dunia yang juga merevisi penurunan proteksi pertumbuhan ekonomi termasuk Indonesia

Faktor yang mempengaruhinya adalah kondisi eksternal yang masih dipenuhi ketidakpastian seperti perang dagang dan belum selesainya konflik Russia- Ukraina.

Dari internal, kondisi dunia usaha juga mengalami penurunan terlihat dari meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Berdasarkan Survei Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) penyebab utama PHK adalah turunnya penjualan seiring dengan melemahnya daya beli konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

22 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.